Eww... Ada Sepatu yang Terbuat dari Bangkai Binatang

- wolipop Selasa, 06 Mar 2012 15:50 WIB
dok. Daily Mail
Jakarta - Inovasi dari dunia fashion kali ini cukup mengerikan. Bagaimana tidak? Seorang desainer menciptakan sepatu yang terbuat dari bangkai binatang.

Desainer tersebut adalah Iris Schieferstein. Ia membuat alas kaki dengan desain yang cukup kontroversial, beberapa di antaranya adalah sandal hak tinggi dengan hiasan burung merpati sedang melebarkan sayap dan boots yang terbuat dari kaki kuda.

Untuk boots kaki kuda, terinspirasi dari kecintaan Iris terhadap kuda dan sepatu. Jadi, menggabungkan kedua hal tersebut tampak seperti ide yang luar biasa bagi Iris.

Untuk membuat sepatu yang tidak biasa tersebut, desainer asal Berlin itu mengumpulkan bangkai binatang dari tukang daging setempat, yang dibuang setelah dagingnya digunakan untuk sosis. Iris menghabiskan waktu selama seminggu untuk melakukan pengelupasan dan pembersihan tulang dari kaki serta kulit bangkai binatang tersebut.

Setelah itu Iris mengawetkan kulit dan tubuh mereka, sebelum akhirnya dibentuk menjadi alas kaki. Saat membuat sepatu 'aneh'nya, desainer berusia 45 tahun itu sempat merasa buruk dan beberapa kali hampir dipenjara oleh pemerintah Jerman.

"Membuat sepatu (binatang) itu adalah pekerjaan yang buruk, mengeluarkan daging sama sekali tidak menyenangkan, seperti taxydermy. Ketika saya mulai bekerja dengan hewan mati, saya mengambilnya dari jalanan. Tapi mereka dilindungi pemerintah di Jerman, dan setelah sepuluh tahun mereka mencoba menempatkan saya di penjara. Sekarang saya mengambilnya dari tukang daging," ujar Iris, seperti yang dikutip dari Daily Mail.

Selain sandal merpati dan boots kaki kuda, ada pula sepatu heels model peep toe yang terbuat dari kulit ular. Sekilas, kulit ular tersebut tampak seperti dililitkan dan kepalanya dijadikan hiasan untuk bagian depan sepatu.

Koleksi sepatu yang akan ditampilkan di berbagai pameran di seluruh dunia itu, dijual dengan harga 3.900 poundsterling atau sekitar Rp 56 jutaan. Meski dijual dengan harga yang cukup tinggi, sepatu itu hanya dapat dikenakan selama beberapa jam, sebelum akhirnya menjadi tidak nyaman.


(eya/eya)