Cerita Anne Avantie Kirim Gudeg untuk Guruh Seokarnoputra Sebelum Meninggal
Desainer Anne Avantie merasa sangat kehilangan setelah mendengar kabar Guruh Soekarnoputra berpulang. Ia sempat optimis bahwa seniman multi-talenta yang juga mentornya itu bakal sembuh.
Saat mendengar Guruh sakit bulan lalu, Anne yang kini lebih fokus berkiprah di bisnis kuliner sempat mengirim gudeg buatannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata beliau makan gudegnya sampai habis. Padahal sebelumnya, nggak mau makan sama sekali," ungkap Anne kepada Wolipop, Sabtu (26/9/2026), tak lama setelah Guruh dikabarkan meninggal.
Anne yang tinggal di Semarang, Jawa Tengah, kemudian mendapat kiriman video yang memperlihatkan putra presiden pertama RI, Ir. Soekarno, itu menyantap gudeg tersebut. Selain gudeg, kiriman dari Anne juga termasuk sambal petai, sambal krecek, dan kue sisir.
Guruh yang wafat dalam usia 73 tahun dikenal sebagai seorang koreografer, pencipta lagu, sekaligus perancang.
Pertemuan pertama Anne dengan Guruh terjadi puluhan tahun lalu. Saat duduk di bangku SMP, ia ia terlibat dalam Sanggar Tari Soerya Soemirat yang dipimpin Guruh untuk membantu menyiapkan kostum penarinya.
"Jadi banyak orang nggak tahu, dan memang jarang saya ungkapkan. Sebetulnya cikal bakal saya jadi desainer itu berawal dari panggung tari," kata perancang yang dikenal berkat kabaya modifikasi rancangannya.
Di mata Anne, sosok Guruh seperti seorang panutan yang selalu menyertai kariernya. Hampir di setiap peragaan desainer asal Semarang, Jawa Tengah, ini, lagu-lagu ciptaan Guruh seperti 'Melati Suci' dan 'Zamrud Khatulistiwa' setia mengalun untuk mendampingi langkah para model di catwalk.
(dtg/dtg)











































