Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Gwyneth Paltrow Ungkap Asal-usul Jual Lilin Aroma Vagina yang Viral

Tim Wolipop - wolipop
Jumat, 11 Sep 2026 11:37 WIB
...
Gwyneth Paltrow poses on the red carpet during the Oscars arrivals at the 98th Academy Awards in Hollywood, Los Angeles, California, U.S., March 15, 2026. REUTERS/Caroline Brehman
Foto: REUTERS/Caroline Brehman
Jakarta -

Gwyneth Paltrow mengungkap cerita di balik salah satu produk Goop, brand lifestyle miliknya, yang paling kontroversial sekaligus viral, 'This Smells Like My Vagina'. Tak disangka, lilin beraroma unik tersebut ternyata berawal dari candaan sang aktris.

Dalam podcast Friends Keep Secrets, Gwyneth menceritakan awal mula dirinya bekerja sama dengan creative director Douglas Little untuk membuat aroma yang terasa earthy bagi brand lifestyle miliknya, Goop.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, mereka sedang mencoba berbagai bahan, termasuk daun tomat dan rumput laut. Gwyneth kemudian menemukan salah satu aroma yang disukainya.

"Aku punya selera humor yang sangat berhubungan dengan tubuh, meski orang sebenarnya tidak banyak tahu sisi diriku yang itu. Aku bercanda kepadanya, 'Yang ini baunya seperti vaginaku,'" ujar Gwyneth.

ADVERTISEMENT

Douglas ternyata menganggap ucapan tersebut serius. Ia justru membuat sebuah lilin dengan nama This Smells Like My Vagina. Tim Gwyneth kemudian membeli lilin tersebut. Sang aktris pun baru menyadari bahwa candaan kecilnya berubah menjadi produk sungguhan.

LOS ANGELES, CALIFORNIA - JANUARY 21: Gwyneth Paltrow attends the goop lab Special Screening in Los Angeles, California on January 21, 2020. (Photo by Rachel Murray/Getty Images)Gwyneth Paltrow. (Photo by Rachel Murray/Getty Images) Foto: Getty Images

"Aku pikir aku hanya bercanda. Tapi akhirnya, begitulah semuanya bermula," katanya.

Meski namanya menghebohkan, Gwyneth menegaskan lilin tersebut sebenarnya tidak benar-benar beraroma seperti area intim. Produk itu memiliki perpaduan bergamot, geranium, mawar Damask, cedar dan ambrette seed.

Lilin yang pertama kali dijual Goop pada 2020 dengan harga US$75 atau sekitar Rp 1,3 juta itu justru menjadi fenomena. Saking populernya, Gwyneth mengatakan produk tersebut akhirnya dihentikan karena perhatian publik terlalu tersedot pada lilin kontroversial itu.

Permintaannya ternyata belum hilang. Benny Blanco, salah satu host podcast tersebut, bahkan mengaku pernah mengeluarkan US$600 atau sekitar Rp 10 juta untuk mendapatkan lilin itu dari reseller. Mendengar cerita tersebut, Gwyneth hanya bercanda, "Kita harus membuatnya lagi."

Setelah kesuksesan lilin tersebut, Goop juga meluncurkan sejumlah aroma unik lainnya, termasuk "This Smells Like My Orgasm" dan "This Smells Like My Prenup." Gwyneth sendiri sebelumnya pernah menjelaskan tentang produknys. Menurutnya, ada sisi seksualitas perempuan yang sejak lama membuat perempuan merasa malu, dan ia justru ingin melawan stigma tersebut lewat nama produk yang berani dan nyeleneh.

(kik/kik)
...
Hide Ads