Terungkap Alasan Elon Musk Punya Banyak Anak: Khawatir Terjadi Perang Saudara
Elon Musk kini memiliki total 14 anak dari empat wanita. Salah satunya adalah Ashley St. Clair yang disebut melahirkan keturunan ke-13 dari bos Tesla tersebut. Ashley baru-baru ini bicara mengenai perebutan hak asuh di antara mereka. Ia pun mengungkap alasan mengapa pengusaha kaya raya itu ingin memiliki banyak keturunan.
Ashley St. Clair mengungkap alasan mantannya, Elon Musk, menginginkan banyak anak dalam film dokumenter mendatang berjudul Musk. Dikatakan jika hal itu merupakan obsesinya sebelum perang saudara.
Mantan influencer sayap tersebut itu menuduh Elon memberikan pernyataan kontroversial tersebut dalam sebuah pesan menjelang kelahiran putra mereka, Romulus, pada 2024. Ketika Ashley ditanya apakah ia percaya Musk takut perang saudara atau mencoba memicu gagasan tersebut, ia menjawab, "Apa pun itu, apa yang dia lakukan dengan platform X ini tidak dapat diabaikan, karena dia sedang menyulut api yang tidak ada di dunia nyata," katanya kepada wartawan di Festival Film Venesia seperti yang dilaporkan Guardian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokumen Ashley St. Clair Lahirkan Anak ke-13 Elon Musk Foto: Dok. Mahkamah Agung New York |
Wanita 28 tahun itu menyebut bahwa Elon secara sengaja ingin menyulut perpecahan lewat media sosial. "Dia menciptakan sesuatu yang menyebabkan dampak nyata di dunia nyata dengan semua masukan ini pada X. Aku percaya bahwa dia menyebabkan perpecahan yang disengaja yang mungkin akan berakibat fatal jika tidak diatur atau dijinakkan, atau jika kita tidak melakukan bagian kita untuk menghentikannya," lanjut Ashley.
Sebelum ini, Ashley menggugat Elon untuk hak asuh tunggal Romulus pada Februari 2025. Musk kemudian mengunggah cuitan pada Januari bahwa ia berupaya mendapatkan hak asuh penuh atas Romulus setelah Clair diduga menyatakan dukungannya untuk komunitas transgender.
Elon diketahui mengakuisisi X (sebelumnya Twitter) pada 2022 dan sejak itu sering membagikan pandangan politiknya di platform tersebut, termasuk dukungannya untuk partai sayap kanan Jerman, Alternative für Deutschland.
Sebelumnya Ashley mengatakan kepada wartawan bahwa dia ditawari $40 juta (Rp 700 miliaran) untuk bungkam dalam film dokumenter yang menggemparkan itu.
"Ketika kamu ditawari sesuatu seperti itu (untuk tetap diam), itu benar-benar memicu perdebatan di kepalamu tentang apa arti ucapanmu dan seberapa berharganya itu dan mengapa mereka ingin menawarkan sejumlah uang ini kepadaku agar aku tidak berbicara?" katanya kepada People.
Dokumen Ashley St. Clair Lahirkan Anak ke-13 Elon Musk Foto: Dok. Mahkamah Agung New York |
Selama wawancara di podcast 'Don Lemon Show' pada bulan Juni lalu, Ashley mengaku ditawari NDA oleh manajer kekayaan pendiri Tesla langsung, Jared Birchall.
"Awalnya, Elon mengirim pesan kepada aku dan Jared yang mengatakan, 'Transfer Ashley $15 juta (Rp 262 miliaran) untuk rumah dan modal cadangan,' dan hanya itu. Beberapa hari kemudian, Jared melakukan menelepon selama dua jam, di mana pada dasarnya akan ada semacam perjanjian kerahasiaan."
Film dokumenter, Musk, arahan Alex Gibney tayang perdana di festival pada hari Selasa dan akan diputar di bioskop pada 16 Oktober. Berdurasi empat jam, film itu membawa penonton menelusuri kehidupan pribadi Musk, terkait 14 anak, kerajaan bisnisnya dengan Tesla, SpaceX, dan Starlink, hingga aliansinya, termasuk dengan Presiden Trump.
(ami/ami)













































