Sosok Mia Schem, Korban Penculikan Hamas yang Kini Beralih Jadi Model
Mia Schem pernah menjadi korban penculikan dalam serangan Hamas ke Israel di sebuah festival musik. Setelah dibebaskan, wanita tersebut terlihat membuka babak baru hidupnya dengan menjajaki dunia hiburan selagi tetap vokal terhadap pembebasan para sandera. Belakangan ia mulai menekuni dunia modeling dan akting.
Mia Diculik Hamas
Mia merupakan salah satu korban serangan 7 Oktober yang paling dikenal setelah menghabiskan 54 hari dalam penyekapan di Gaza. Mantan seniman tato berkewarganegaraan Prancis-Israel itu diculik dari Festival Musik Nova saat Hamas melancarkan serangannya terhadap Israel. Ketika itu, usia Mia baru 21.
Dilaporkan bahwa Mia ditembak di bagian lengan oleh seorang teroris Hamas sebelum diseret ke Jalur Gaza. Selama disandera, Mia mengaku diperlakukan layaknya 'hewan di dalam kandang'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mia Sempat Tertembak
Foto: Instagram @mia_schem
Setelah dibebaskan pada November 2023, Mia menjadi sosok vokal yang memperjuangkan nasib para sandera yang masih ditahan. Ia mengampanyekan pembebasan mereka, berbicara di PBB, dan menghadiri berbagai acara di Gedung Putih.
Kabar Terbaru Mia 3 Tahun Setelah Diculik
Foto: Instagram @mia_schem
Setelah dibebaskan saat gencatan senjata antara Israel dan Hamas, Mia menghiasi media sosialnya dengan foto-foto glamor dari liburan di berbagai destinasi glamour, penampilan di karpet merah, dan sesi pemotretan. Dalam postingan terbaru, ia berpose mengenakan gaun renda bernuansa lingerie yang menarik perhatian.
Dalam berbagai postingan lain, Mia tak jarang memperlihatkan bekas luka di lengannya selagi berpose dan menatap tajam ke arah kamera. Banyak netizen membanjiri unggahan tersebut dengan pesan-pesan penyemangat yang menyebutnya sebagai sosok inspiratif.










































