Terungkap Biaya Fantastis Kepulangan Pangeran Harry & Meghan Markle ke Inggris
Pangeran Harry dan keluarga disebut akan kembali ke Inggris setelah enam tahun tinggal di AS. Tidak diketahui sampai kapan namun kepulangannya dari Los Angeles diperkirakan akan cukup lama karena memboyong kedua anjing peliharaan. Menggunakan pesawat pribadi, perjalanan tersebut dilaporkan menelan biaya fantastis.
Dilansir Page Six, Pangeran Harry dan Meghan Markle terbang ke Inggris dengan Planet 9, sebuah perusahaan penerbangan pribadi global, yang biayanya mencapai $12.000 (Rp 213 jutaan) per jam untuk penerbangan selama 10 jam, menurut perkiraan penerbangan.
Jet pribadi tersebut memiliki dua kamar mandi, tempat duduk yang nyaman untuk hingga 13 penumpang, lima tempat tidur yang dapat menampung enam orang, dan ruang penyimpanan untuk 12 hingga 15 koper berukuran sedang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut sumber, pasangan tersebut memilih jet pribadi agar dapat membawa anjing keluarga mereka, Pula, seekor Labrador retriever hitam, dan Mia, seekor beagle, ke Inggris.
Sedangkan ayam-ayam harus ditinggal di rumah mereka di Montecito. Kandang Archie's Chick Inn, yang dinamai sesuai nama putra mereka yang berusia 7 tahun, sebelumnya pernah ditampilkan dalam acara Netflix Markle, With Love, Meghan.
Markle dan Harry mengejutkan publik ketika mereka mengumumkan akan pindah kembali ke Inggris bulan ini untuk jangka waktu yang lama. Istana telah mengetahui kepindahan tersebut selagi Raja Charles III juga sudah memberi tahu Duke dan Duchess of Sussex bahwa mereka akan kembali beberapa hari sebelum berita itu tersebar ke publik.
Seorang sumber internal mengatakan alasan di balik keputusan tersebut, "Aku tahu bahwa Charles adalah alasan mereka pindah kembali," kata informan terkait Charles yang mengumumkan perjuangannya melawan kanker pada Februari 2024 disebut ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama putra dan menantunya.
Surat kabar The Sun melaporkan bahwa mereka tidak akan tinggal di istana. Keluarga Harry bakal pindah ke kediaman non-kerajaan dan akan melanjutkan usaha bisnis mereka selagi anak-anak mulai bersekolah di Inggris akhir bulan ini. "Mereka tidak akan menjadi anggota keluarga kerajaan yang bekerja," jelas sumber.
(ami/ami)











































