Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Hayden Panettiere Pernah Ungkap Dipecat Brand Kecantikan Usai Ngaku Depresi

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Selasa, 18 Agu 2026 18:30 WIB
...
Hayden Panettiere
Hayden Panettiere. Foto: dok. Instagram Hayden Panettiere
Jakarta -

Hayden Panettiere pernah mengungkap pengalaman pahit setelah berbicara blak-blakan tentang depresi pascamelahirkan atau postpartum depression (PPD) pada 2015. Aktris yang meninggal di usia 36 tahun tersebut mengatakan pengakuannya membuat hubungan kerja selama 10 tahun dengan brand kecantikan Neutrogena berakhir.

Dalam wawancara dengan Jay Shetty, awal tahun ini, Hayden mengatakan Neutrogena memiliki klausul moral dalam kontraknya. Menurutnya, perusahaan menganggap ia telah melanggar klausul tersebut setelah berbicara secara terbuka tentang pengalamannya menghadapi depresi pascamelahirkan.

Kontrak Hayden masih berlanjut hingga akhir tahun tersebut, tetapi tidak diperpanjang setelahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak akan menarik kembali keputusan untuk berbicara tentang PPD. Namun, dari semua hal yang pernah saya lakukan, ternyata hal itulah yang membuat mereka menetapkan batas. Itu sangat mengejutkan bagi saya," ujar Hayden kepada Shetty kala itu, seperti dilansir Forbes.

Hayden sebelumnya membintangi sejumlah kampanye dan menjadi duta merek perusahaan perawatan kulit tersebut selama satu dekade. Ia mengatakan kerja samanya dengan Neutrogena berakhir secara mendadak pada 2016, yang menurutnya merupakan dampak dari wawancara yang ia lakukan pada 2015.

ADVERTISEMENT

"Ketika saya mendapat telepon bahwa Neutrogena ingin memecat saya karena hal tersebut, perwakilan saya saat itu berkata, 'Itu ilegal, mereka tidak bisa melakukan itu.' Meskipun dia berhasil menyelamatkan situasi pada tahun itu, saya tahu semuanya akan berakhir. Saya tahu saya tidak akan diajak kembali pada tahun berikutnya," katanya.

Hayden PanettiereHayden Panettiere. Foto: dok. Instagram Hayden Panettiere

Dia mengaku sangat terpukul karena tidak lagi mendapat kabar dari orang-orang yang telah bekerja bersamanya selama 10 tahun setelah hubungan profesional mereka berakhir.

"Orang-orang di sekitar saya lebih mengkhawatirkan konsumsi alkohol saya dibandingkan depresi pascamelahirkan yang saya alami," katanya dalam wawancara bersama Good Morning America dan People pada Juli 2022.

"Saya ingin menjadi perempuan yang kuat dan tegar. Namun, ketika kalian melihat seorang perempuan yang selama bertahun-tahun dikenal ceria, tiba-tiba terpuruk dalam kondisi berantakan dan dikelilingi alkohol, kalian seharusnya tahu bahwa ada sesuatu yang tidak beres," tuturnya.

Pengakuan Hayden yang kembali viral setelah kematiannya memicu reaksi netizen yang memberikan dukungan kepadanya. Salah satu pengguna menulis, "Semua orang berpaling dari perempuan ini. Ini benar-benar membuat marah."

Pengguna lain menambahkan, "Kita mendukung perempuan-sampai mereka benar-benar mengatakan sesuatu yang membuat orang tidak nyaman."

Ada pula yang menyoroti persoalan lebih luas mengenai cara perusahaan menangani isu kesehatan mental.

"Hal ini menimbulkan pertanyaan serius tentang bagaimana perusahaan menangani diskusi publik mengenai kesehatan mental. Depresi pascamelahirkan itu nyata dan layak mendapatkan pemahaman, bukan dibungkam atau dihukum."

Hayden Panettiere meninggal dunia di usia 36 tahun setelah ditemukan tidak sadarkan diri di sebuah rumah di Greenville, South Carolina, Amerika Serikat, Minggu (16/8/2026).

Kematian Hayden terjadi ketika ia baru saja mengungkap mengenai perjalanan hidupnya, termasuk kisah kelamnya. Dalam memoir 'This Is Me: A Reckoning' yang dirilis tahun ini, ia menceritakan perjuangannya melawan kecanduan alkohol dan opioid, depresi, serta KDRT.

(hst/hst)
...
Hide Ads