Wajah Dipalsukan dengan AI untuk Iklan, Penyanyi Korea Beri Peringatan Keras
Penyanyi sekaligus presenter Korea Selatan, Lee Ji Hye, mengungkap bahwa wajahnya belakangan digunakan dalam berbagai iklan palsu yang dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). Merasa dirugikan, ia pun memperingatkan penggemar agar tidak mudah percaya pada iklan-iklan yang menampilkan dirinya.
Melalui unggahan di media sosial, wanita 46 tahun itu mengatakan bahwa ia menerima banyak pesan dari pengikutnya yang menanyakan soal sejumlah iklan yang beredar di internet. Setelah ditelusuri, iklan tersebut ternyata bukan bagian dari kerja sama resmi apa pun.
Menurutnya, pelaku menggunakan teknologi AI untuk memanipulasi wajahnya dan menempelkannya pada tubuh orang lain demi mempromosikan berbagai produk. Padahal, ia sama sekali tidak pernah terlibat dalam pembuatan maupun promosi iklan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belakangan menerima banyak pesan langsung mengenai iklan-iklan ini. Jangan klik tautannya dan jangan membeli apa pun dari sana. Hati-hati. Memang ditulis dalam bahasa Korea, tetapi kalau diperhatikan baik-baik, ada sesuatu yang terasa aneh. Saya juga tidak tahu siapa yang membuatnya, tetapi ini benar-benar keterlaluan," tulisnya.
Lee Ji Hye Foto: dok. Instagram @jihyesharp |
Menariknya, produk yang dipromosikan lewat iklan palsu tersebut sangat beragam. Mulai dari penjualan ubi jalar hingga pakaian dalam, semuanya memanfaatkan wajah sang selebritas untuk menarik perhatian calon pembeli.
Kasus yang dialami Lee Ji Hye bukanlah yang pertama. Dalam beberapa bulan terakhir, semakin banyak laporan mengenai penggunaan foto dan identitas figur publik tanpa izin melalui teknologi AI. Modus ini biasanya memanfaatkan popularitas selebrito untuk menciptakan kesan seolah-olah mereka mendukung atau menggunakan produk tertentu.
Lee Ji Hye sendiri merupakan sosok yang cukup dikenal di Korea Selatan. Ia memulai kariernya sebagai anggota grup Sharp sebelum grup tersebut bubar pada 2002 setelah diterpa kontroversi internal.
Setelah itu, ia melanjutkan karier sebagai penyanyi solo dan kemudian sukses membangun nama sebagai presenter serta bintang televisi. Namanya dikenal lewat sejumlah program hiburan seperti Divorced Singles, Mother Was Pretty, dan Attack on Grandma. Saat ini, ia juga aktif sebagai salah satu juri dalam acara pencarian bakat Burning Trotman.
(kik/kik)











































