Akhir Kisah Wanita Kulit Putih Lahirkan Anak Beda Ras, Gugat Soal Hak Asuh
Pasangan asal Amerika Serikat,Tiffany Score dan Steven Mills, jadi sorotan setelah hasil IVF tertukar. Pasangan ini baru mengetahui bahwa anak yang dikandung Tiffany bukan anak biologis mereka setelah sang bayi lahir dengan berbeda ras. Kini, pasangan tersebut mendapatkan kepastian hukum soal status anak tersebut.
Meski, bayi tersebut bukanlah anak kandung mereka, namun Tiffany Score dan Steven Mills bersitegas untuk membesarkan putri mereka itu. Selama berbulan-bulan mereka menempuh jalur hukum demi mendapatkan status sang anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengadilan akhirnya memutuskan bahwa anak perempuan mereka, Shea tetap bisa tinggal bersama Tiffany Score dan Steven Mills. Dalam pernyataan pengadilan disebutkan bahwa Tiffany Score dan Steven Mills akan tetap menjadi orang tua sah dan pemegang hak asuh permanen atas Shea. Dalam kesepakatan yang dicapai bersama, orang tua biologis Shea menyetujui agar bayi itu tetap diasuh oleh Score dan Mills.
Kasus ini bermula setelah Tiffany menjalani program bayi tabung (IVF) di Fertility Clinic of Orlando pada April 2025. Ia kemudian melahirkan Shea pada 11 Desember tahun yang sama. Namun bayi yang lahir memiliki karakteristik fisik yang berbeda dari mereka.
Score dan Mills yang sama-sama berkulit putih kemudian menjalani serangkaian pemeriksaan untuk mencari jawaban. Hasil tes DNA mengungkap fakta bahwa Shea ternyata tidak memiliki hubungan genetik dengan mereka dan diketahui memiliki keturunan Asia Selatan sepenuhnya.
Pada April 2026, identitas orang tua biologis Shea akhirnya berhasil ditemukan. Meski mengetahui kebenaran tersebut, kedua pihak memilih jalan damai. Dalam pernyataan yang sebelumnya disampaikan kepada media, Tiffany dan suaminya menegaskan bahwa perasaan mereka terhadap Shea tidak pernah berubah.
"Satu hal yang sama pastinya hari ini seperti saat putri kami lahir: kami akan selalu mencintainya dan menjadi orang tuanya selamanya," demikian isi pernyataan mereka.
Meski persoalan hak asuh telah selesai, pasangan tersebut kini menggugat klinik fertilitas tersebut, IVF Life Inc., serta dokter yang mengelolanya, Dr. Milton McNichol, atas dugaan kelalaian. Mereka juga ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada embrio mereka yang disimpan di klinik.
(kik/kik)










































