Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

30 Tahun Terbengkalai di Loteng, Buku Antik Harry Potter Laku Rp 374 Juta

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Jumat, 29 Mei 2026 13:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

A pristine first edition hardback of JK Rowlings Harry Potter and the Philosophers Stone, one of only 500 produced in the first print run in 1997, on display at Hansons Auctioneers at Bishton Hall, Staffordshire. The book has never been read and was kept in darkness for 25 years inside a protective sleeve and could fetch up to £100,000 when it goes under the hammer at Hansons Library Auction on March 9. Picture date: Monday March 7, 2022. (Photo by Jacob King/PA Images via Getty Images)
Buku Harry Potter Pertama. Foto: PA Images via Getty Images/Jacob King - PA Images
Jakarta -

Siapa sangka, buku yang sudah puluhan tahun terbengkalai ternyata bisa bernilai ratusan juta rupiah.

Sebuah buku antik 'Harry Potter and the Philosopher's Stone' yang terlupakan di loteng selama hampir 30 tahun berhasil terjual dengan harga fantastis £17.000 atau sekitar Rp374 juta. Buku tersebut adalah paperback edisi pertama yang terbit pada 1997 silam.

Ketika pertama rilis, buku ini hanya seharga £4,99 atau sekitar Rp110 ribu, kini nilainya sudah berkali-kali lipat. Buku tersebut merupakan milik mantan pengulas buku, Katrina McNichol, yang menerimanya pada 1997 saat bekerja untuk sebuah majalah di wilayah Scottish Highlands, Skotlandia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, saat itu Katrina yang masih berusia 24 tahun ternyata tidak pernah membuka novel karya penulis J.K. Rowling tersebut. Buku itu pun nyaris tak tersentuh selama bertahun-tahun, sementara kisah penyihir muda Harry Potter tumbuh menjadi fenomena penerbitan global.

Salinan buku yang masih dalam kondisi nyaris sempurna itu baru ditemukan kembali saat Katrina membersihkan loteng rumahnya di Edinburgh.

ADVERTISEMENT

Sebelum dilelang pekan lalu, para ahli dari Rare Book Auctions di Lichfield, Staffordshire, menyebut buku itu sebagai,"Contoh terbaik yang pernah muncul di pasar penerbit."

Buku Harry Potter Terbitan Pertama.Buku Harry Potter Terbitan Pertama. Foto: Istimewa

Buku itu menarik perhatian kolektor dari berbagai negara sebelum akhirnya terjual ke seorang pembeli asal Inggris. Spesialis buku langka Jim Spencer mengatakan harga penjualan tersebut memecahkan rekor dunia sebelumnya untuk buku paperback edisi pertama, yang juga dijual oleh rumah lelang yang sama tahun lalu seharga £12.000 atau sekitar Rp264 juta.

"Penjualan ini benar-benar melampaui rekor sebelumnya, dan sejujurnya saya tidak terkejut," kata Jim, seperti dilansir Female First.

"Karena disimpan di tempat penyimpanan, kondisi bukunya tetap sangat sempurna,"tambahnya.

Menurut Jim, faktor utama di balik rekor lelang tersebut adalah kondisi buku yang masih sempurna.

"Kunci dari rekor lelang ini adalah kondisi bukunya. Bisa jadi ini adalah contoh terbaik yang pernah masuk ke pasar. Hal ini menegaskan posisi seri Harry Potter sebagai salah satu fenomena sastra paling berpengaruh di era modern," tuturnya lagi.

Buku tersebut memiliki sejumlah ciri khas terkenal dari edisi pertama, termasuk huruf 'o' yang hilang pada kata 'philosopher's' di bagian sampul belakang, penggunaan frasa 'Hogwarts School of Wizardry and Witchcraft' yang kemudian direvisi, serta kesalahan cetak ikonik berupa daftar perlengkapan sekolah Harry yang menampilkan tulisan '1 wand' sebanyak dua kali.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads