Olivia Rodrigo Tanggapi Kritik karena Pakai Gaun Babydoll, 'Sangat Mengganggu'
Olivia Rodrigo akhirnya menanggapi kontroversi soal gaun babydoll yang belakangan memicu perdebatan di media sosial. Penyanyi 23 tahun itu menyebut reaksi publik terhadap pilihan busananya sebagai sesuatu yang berlebihan dan 'sangat mengganggu'.
Dalam cuplikan wawancara Popcast dari The New York Times, pelantun 'good 4 u' tersebut menilai orang-orang yang menganggap busana yang dikenakannnya bernuansa seksual memiliki masalah dalam cara pandang mereka sendiri.
"Aku sama sekali tidak merasa terlihat seksi dengan busana itu. Justru aku merasa tampil keren. Aku merasa seperti Kathleen Hanna atau Courtney Love, orang-orang yang menjadi idolaku," ujar Olivia, seperti dilansir Page Six.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk album terbarunya, Olivia memang banyak mengadopsi gaya khas musisi wanita era 90-an, yang identik dengan perpaduan gaun babydoll dan combat boots. Ia mengkritisi publik yang mengecam dirinya hanya karena pilihan busana, terlebih lagi, gaun babydoll yang cenderung lebih tertutup.
"Menurutku, ini menunjukkan bagaimana budaya kita sudah terlalu menormalisasi pedofilia, dan itu benar-benar mengganggu," tukasnya.
Kontroversi bermula setelah Olivia mengenakan gaun biru muda berhias renda dari koleksi Chloé lengkap dengan bloomers dalam video musik 'Drop Dead'. Ia juga tampil dengan atasan floral dari Génération78 yang dimodifikasi menjadi mini dress bergaya babydoll saat konser Spotify Billions Club Live di Barcelona awal bulan ini.
Olivia Rodrigo. Foto: Instagram/@oliviarodrigo |
Sejumlah pengguna X menyebut tampilannya sebagai 'pedo bait' dan menilai busananya terlihat seperti seseorang yang 'cosplay jadi anak kecil'. Ada pula yang mengaitkannya dengan kasus Epstein hingga novel kontroversial Lolita.
Olivia pun menyoroti standar ganda terhadap busana perempuan di atas panggung.
"Aku pernah tampil di atas panggung memakai bra berpayet dan celana super pendek. Itu hakku, aku merasa keren dan nyaman memakainya. Itu tidak dianggap hal yang tak pantas," katanya
Namun menurutnya, ironis ketika outfit yang jauh lebih tertutup justru dianggap bermasalah.
"Saat aku tampil tertutup dengan gaun yang dianggap 'kekanak-kanakan', justru itu yang dipermasalahkan," sergahnya.
(hst/hst)











































