Miss Venezuela Diserang di Festival Cannes, Unggah Video Wajah Penuh Darah
Insiden mengerikan terjadi pada Miss Venezuela Andrea del Val. Lewat unggahan terbarunya, Andrea menampilkan wajah yang penuh darah. Dikatakan bahwa wanita tersebut baru saja diserang di kamar hotelnya saat menghadiri gelaran Festival Film Cannes. Tak disangka, pelaku adalah stylist yang bekerja untuknya.
Dilaporkan NewsX, Andrea del Val mengatakan stylist Giovanni Laguna melakukan penyerangan fisik terhadapnya pada hari Selasa lalu di resor mewah di Prancis selatan. Dalam video, ia merekam dirinya sendiri dengan darah mengalir di wajah selagi memperlihatkan bagaimana kamarnya berantakan setelah kejadian tersebut.
"Lihat, inilah yang dilakukan Giovanni Laguna. Selamat, Giovanni, inilah yang aku inginkan, agar kamu menunjukkan siapa dirimu sebenarnya," kata del Val dalam bahasa Spanyol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, ia mengarahkan kamera ke sekeliling ruangan untuk menunjukkan kekacauan yang terjadi, dengan barang-barang dan perabotan berserakan di mana-mana. Giovanni Laguna sendiri terlihat duduk di kursi di sudut ruangan.
Pria tersebut akhirnya ditangkap setelah sejumlah tamu di hotel mewah itu menghubungi polisi karena mendengar teriakan, pukulan, dan tanda-tanda perkelahian fisik. Sebuah video dari jurnalis Spanyol, Jordi Martin diduga menunjukkan bagaimana Giovvani dikawal pihak berwenang.
Andrea del Val dan Giovanni Laguna Foto: Instagram |
Pria 33 tahun itu sendiri dikenal sebagai penata gaya bagi selebriti dan ratu kecantikan di Amerika Latin. Sejak 2023, ia juga menjabat sebagai direktur kreatif untuk Miss Universe Kolombia. Dilansir NY Post, pria asal Venezuela tersebut juga dekat dengan pemenang Miss Universe Meksiko 2025 Fatima Bosch meskipun tidak ada indikasi wanita itu terlibat dalam insiden tersebut.
Giovannie dilaporkan sempat ditahan tetapi belum jelas tentang dakwaan apa yang mungkin akan dihadapinya. Sedangkan Miss Venezuela 2025 mendapat perawatan medis dan dinyatakan aman setelah insiden tersebut. Penyebab pasti pertengkaran pun belum dikonfirmasi selagi polisi Prancis belum menanggapi permintaan untuk berkomentar.
(ami/ami)












































