Wanita Ini Ingin Diakui Sebagai Keluarga Lamborghini, Sampai ke Pengadilan
Wanita asal Italia bernama Flavia Borzone mengaklaim sebagai keluarga kaya raya Lamborghini. Wanita 37 tahun itu selama bertahun-tahun memperjuangkan pengakuan dari keluarga perusahaan mobil mewah itu sampai dibawa ke pengadilan.
Kini, ada titik terang karena pengadilan mengizinkannya menguji kebenaran tersebut. Borzone selama ini mengaku sebagai putri dari Tonino Lamborghini, putra tunggal Ferruccio Lamborghini, pendiri merek mobil ikonik Lamborghini. Klaim ini sempat memicu kontroversi.
Pada 2024, Borzone mengungkap bahwa ia menyewa detektif pribadi untuk mencari sampel DNA dari Elettra Lamborghini, anak Tonino. Sang detektif disebut menemukan sedotan bekas minuman Elettra dari tempat sampah, yang kemudian diuji dan disebut menunjukkan bahwa mereka adalah saudara tiri.
Namun, pihak keluarga Lamborghini menolak bukti tersebut karena diambil tanpa persetujuan dan dianggap tidak sah secara hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, Mahkamah Kasasi Italia mengumumkan bahwa Borzone bukan anak biologis dari pria yang membesarkannya di Napoli bersama ibunya, Rosalba Colosimo, seorang penyanyi opera dan pengajar. Putusan ini membuka jalan bagi pengadilan untuk menentukan apakah Tonino Lamborghini benar-benar ayah kandungnya. Pengacara Borzone, Sergio Culiersi, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah membuktikan identitas kliennya.
Flavia Borzone Foto: Instagram Flavia Borzone |
"Yang kami upayakan sekarang adalah menetapkan fakta bahwa gadis ini adalah anak Lamborghini. Dia adalah perempuan muda yang telah banyak menderita," ujarnya, seperti dikutip dari Daily Mail.
Jika pengadilan mengakui Borzone sebagai anak Tonino, besar kemungkinan ia berhak atas bagian warisan yang setara dengan lima anak Tonino lainnya. Tonino Lamborghini sendiri mengembangkan bisnis terpisah dengan menjual produk gaya hidup seperti kacamata, perhiasan, dan jam tangan. Pada 2017, bisnisnya dilaporkan memiliki omzet sekitar 400 juta euro, dan sejumlah laporan media Italia menyebutnya sebagai miliarder.
Borzone mengklaim bahwa ibunya bertemu Tonino Lamborghini pada akhir 1980-an, saat berusia 17 tahun. Ia menyebut Tonino menghentikan mobilnya dan menawarkan tumpangan ketika ibunya sedang menunggu bus di Milan. Hubungan mereka disebut berlanjut, dan Borzone lahir pada 1988.
Sejak pertama kali mengungkap klaimnya ke publik pada 2019, Borzone menghadapi perjuangan panjang untuk membuktikan hubungan darah tersebut. Pada 2024, ia dan ibunya sempat dibebaskan dari tuduhan pencemaran nama baik.
"Saya tidak ingin menyinggung siapa pun. Saya hanya ingin tahu saya ini anak siapa," ungkap Borzone kala itu.
Nama besar Lamborghini memang identik dengan kemewahan. Ferruccio Lamborghini mendirikan perusahaan tersebut pada 1963, awalnya memproduksi traktor sebelum akhirnya dikenal lewat mobil sport legendaris seperti Miura, Countach, Diablo, hingga Aventador. Perusahaan itu kemudian dijual ke Volkswagen pada 1988.
(kik/kik)












































