Meghan Markle Picu Amarah Istana, Jual Lilin Terinspirasi Anak-anaknya
Meghan Markle kembali memicu reaksi keras dari lingkungan istana Inggris. Kali ini, ia disorot karena mempromosikan lilin seharga 64 dolar AS (sekitar Rp1 juta) yang terinspirasi dari anak-anaknya, Pangeran Archie dan Putri Lilibet.
Melansir laporan Page Six, Meghan melalui brand gaya hidupnya, As Ever, merilis dua varian lilin untuk koleksi Hari Ibu. Produk tersebut diberi kode No. 506 yang terinspirasi dari tanggal lahir Archie, serta No. 604 yang merujuk pada tanggal lahir Lilibet.
Terungkap pula bahwa Meghan dan Pangeran Harry telah mendaftarkan nama Archie dan Lilibet sebagai alamat email, akun media sosial, hingga domain situs. Hal ini memicu pertanyaan soal bagaimana mereka akan menggunakan gelar kerajaan anak-anaknya di publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang sumber dari pihak istana menyebut strategi tersebut sebagai langkah yang 'keterlaluan.'
"Ini adalah penggunaan gelar yang sangat tidak pantas," ujar sumber tersebut.
Dia juga menyinggung bahwa mendiang Ratu Elizabeth II tidak pernah menginginkan gelar HRH (His/Her Royal Highness) dimanfaatkan untuk kepentingan komersial.
Lilin Terinspirasi Pangeran Archie dan Putri Lilibet. Foto: Dok. As Ever |
Seperti diketahui, Meghan dan Harry sepakat untuk tidak menggunakan gelar HRH secara publik setelah mundur dari tugas kerajaan pada 2020. Archie (6) dan Lilibet (4) sendiri resmi menyandang gelar HRH setelah Raja Charles III naik takhta pada 2022, dan nama mereka tercantum dalam situs resmi kerajaan dengan gelar tersebut.
Orang dalam dari lingkungan industri menilai bahwa mendaftarkan nama anak untuk alasan keamanan adalah hal yang wajar di kalangan selebriti. Namun, penggunaan nama tersebut untuk memasarkan produk bisa menjadi persoalan berbeda.
"Ini bukan soal melindungi anak-itu bisa dimaklumi. Tapi yang jadi pertanyaan adalah bagaimana nama itu akan digunakan ke depannya," jelasnya.
Dalam materi promosi, lilin Signature No. 506 yang terinspirasi dari Archie digambarkan memiliki aroma hangat dan menenangkan, dengan perpaduan jahe, neroli, dan cashmere-yang disebut-sebut sebagai sentuhan halus yang mengingatkan pada rambut merah sang putra.
Sementara itu, lilin Signature No. 604 yang terinspirasi dari Lilibet menghadirkan aroma floral ringan dengan nuansa amber, santal, dan water lily, yang memberikan kesan cerah dan segar di dalam ruangan.
Lilin Terinspirasi Pangeran Archie dan Putri Lilibet. Foto: Dok. As Ever |
Meskipun terinspirasi dari kedua anaknya, nama Archie dan Lilibet tidak dicantumkan secara langsung pada produk maupun kemasan. Sumber lain menegaskan bahwa koleksi lilin tersebut memang dirancang sebagai bagian dari lini Hari Ibu yang bersifat personal.
"Lilin ini dibuat sebagai bagian dari koleksi Hari Ibu yang merayakan anak-anak. Meghan adalah seorang ibu, dan brand-nya berfokus pada rumah, keluarga, serta momen kebersamaan," ujarnya.
"Diaa tidak mengekspos anak-anaknya secara berlebihan. Wajah mereka pun tidak pernah ditampilkan," tambah sumber tersebut.
(hst/hst)











































