Sydney Sweeney Dihujat di Euphoria Tampil Vulgar Jadi Anak-anak, Lewati Batas
Sydney Sweeney kembali menuai kontroversi di serial Euphoria yang dirilis di HBO. Dalam teaser terbaru season 3, penggemar dikejutkan oleh satu adegan yang menampilkan Cassie yang diperankan Sydney Sweeney dengan penampilan yang dinilai tidak pantas.
Ia terlihat duduk di sofa dengan kaki terbuka, mengenakan gaya rambut kuncir dua, menggunakan dot bayi, serta mengenakan atasan transparan. Dalam cerita, Cassie dikisahkan sebagai calon ibu rumah tangga di California yang bertunangan dengan Nate (diperankan oleh Jacob Elordi). Ia disebut mulai membuat konten eksplisit di platform berbayar demi menambah dana untuk pernikahannya yang mewah.
Cuplikan singkat tersebut langsung memicu reaksi keras di media sosial. Banyak penonton menilai adegan itu "menjijikkan", "tidak pantas", hingga "melewati batas etika". Bahkan, beberapa penonton menilai adegan tersebut sebagai bentuk seksualisasi yang tidak sehat. Ada juga yang menyerukan boikot massal terhadap serial ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komentar lain menyoroti sisi etika. "tidak semua hal yang membuat kita tidak nyaman otomatis adalah 'seni yang mendalam'. Apa yang ditampilkan Euphoria sudah melewati batas etika yang cukup dipertanyakan."
Tak hanya kreator, Sydney Sweeney juga ikut menjadi sasaran kritik. Sejumlah warganet mempertanyakan keputusannya menerima adegan tersebut. Padahal sebelumnya, Sweeney pernah mengungkap bahwa ia menolak beberapa adegan telanjang di Euphoria jika dirasa tidak diperlukan.
Ia juga sempat menyebut bahwa dirinya pernah berdiskusi langsung dengan sang sutradara Sam Levinson terkait adegan yang dianggap tidak perlu, dan keputusan akhirnya bisa diubah.
Ini bukan pertama kalinya Euphoria menuai kritik. Di musim sebelumnya, serial ini juga disorot karena adegan eksplisit lain, termasuk saat Cassie melakukan roleplay sebagai anjing, hingga storyline karakter Cal (Eric Dane) yang terlibat hubungan dengan pria muda dan merekamnya secara diam-diam.
Selain itu, serial ini juga pernah dikritik karena menampilkan kekerasan brutal serta penggunaan narkoba remaja yang dianggap mengglorifikasi perilaku tersebut.
(kik/kik)









































