Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Charlize Theron Sentil Timothee Chalamet Sebut Balet Tak Laku, 'AI Bisa Ganti Dia!'

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Minggu, 19 Apr 2026 11:12 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Actress Charlize Theron accepts the Spotlight Award during the 22nd Annual Costume Designers Guild Awards at the Beverly Hilton, Tuesday, Jan. 28, 2020, in Beverly Hills, Calif. (AP Photo/Chris Pizzello)
Charlize Theron. Foto: AP Photo/Chris Pizzello
Jakarta -

Komentar Timothee Chalamet soal balet dan opera yang dianggap sudah tak lagi relevan memicu banyak kritik dari sesama selebriti, termasuk Charlize Theron. Aktris peraih Oscar itu menyebut pernyataan sang aktor sebagai sesuatu yang 'sangat ceroboh'.

Dalam wawancara bersama The New York Times yang terbit pada Sabtu (18/04/2026), bintang film 'Atomic Blonde' ini menanggapi kontroversi yang sebelumnya ramai diperbincangkan publik.

Charlize awalnya berbicara tentang film terbarunya, 'Apex', di mana ia memerankan seorang pemanjat tebing yang melarikan diri dari pembunuh berantai. Namun, dia justru menekankan bahwa menari adalah salah satu hal paling sulit yang pernah ia lakukan sepanjang kariernya sebagai aktris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika pewawancara menyebut nama Timothée sebagai sindiran halus atas komentarnya, Charlize merespons, "Wah, semoga suatu hari saya bisa bertemu dengannya."

Charlize kemudian menegaskan pentingnya seni pertunjukan seperti tari dan opera.

ADVERTISEMENT

"Hal-hal seperti itu perlu terus kita dukung, karena memang sedang menghadapi masa sulit," katanya, seperti dikutip dari Just Jared.

Dia melanjutkan sindirannya, "Dalam 10 tahun ke depan, AI mungkin bisa melakukan pekerjaan Timothée. Tapi AI tidak akan pernah bisa menggantikan seseorang yang tampil menari secara langsung di atas panggung."

Wanita 50 tahun ini menggambarkan dunia tari sebagai sesuatu yang sangat menantang secara fisik. Dia bahkan menyebutnya nyaris seperti 'penyiksaan', karena pernah mengalami infeksi akibat luka lepuh yang membuat kakinya berdarah hingga menembus sepatu.

"Tidak ada hari libur," katanya.

Menurutnya, pengalaman tersebut membantu membentuk karakter dan kedisiplinannya.

"Menari mengajarkan saya disiplin, struktur, kerja keras, dan ketangguhan," ujar Charlize.

"Itu adalah pola pikir yang harus dilatih setiap hari-tidak menyerah, terus berjalan, karena tidak ada pilihan lain," lanjutnya.

Sebagai informasi, sebelum terjun ke dunia akting, Charlize memang sempat serius menekuni balet. Dia sempat belajar di Joffrey Ballet School di New York, hingga akhirnya harus berhenti akibat cedera lutut.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads