Aktor China Terlalu Tampan Saat Adegan Perang, Dapat Komentar dari Pemerintah
Ketampanan Zhang Linghe dalam serial 'Persuit Of Jade' membuai para wanita. Berperan sebagai Jenderal Xie Zheng, parasnya yang menawan bahkan tetap 'bersinar' saat adegan perang. Meski mempesona namun sejumlah penonton memprotes penampilannya yang dianggap tidak realistis.
'Pursuit Of Jade' sedang ramai diperbincangkan. Drama percintaan kolosal tersebut berkisah tentang pernikahan pura-pura antara putri tukang daging, Fan Changyu dengan bangsawan, Xie Zheng. Mereka menikah dengan agenda tersembunyi tapi menemukan romansa di tengah intrik politik dan perang.
Karakter Zhang Linghe adalah seorang mantan bangsawan yang terlibat dalam perseteruan darah selama 17 tahun. Mata para penonton dimanjakan dengan penampilan gagahnya mengenakan baju zirah. Namun sebagian menilai wajahnya terlalu 'flawless' untuk seorang jenderal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zhang Linghe Foto: Instagram @zhanglinghe__1230 |
Dengan kulitnya yang cerah tanpa cela, netizen menjulukinya sebagai 'jenderal alas bedak' bahkan menyindir bahwa Xie Zheng bangun pukul 4 pagi untuk berdandan sebelum pertempuran pukul 6 pagi.
Karakter Xie Zheng sendiri digambarkan dalam novel aslinya sebagai pria tampan dan berwibawa dengan wajah seperti giok dingin. Meski begitu, para kritikus berpendapat bahwa drama tersebut terlalu menekankan aspek itu.
Alih-alih seorang jenderal yang tangguh dan berpengalaman dalam pertempuran, penggambaran Linghe dianggap tampak lembut dan romantis. Sejumlah penonton berpendapat Xie Zheng terlihat seperti pria yang pandai berkencan.
Diskusi internet itu jadi viral bahkan menarik tanggapan dari media pemerintah China. Akun resmi Komite Provinsi Zhejiang menerbitkan komentar terkait baju zirah karakter yang dihias, makeup yang flawless, dan sikap yang santai kurang memiliki sisi maskulin yang biasanya diasosiasikan dengan tokoh militer. Hal itu membuat karakter terasa tidak pada tempatnya di tengah latar belakang perang.
Laporan tersebut juga memperingatkan tentang tren di industri hiburan yang kekhawatiran bahwa daya tarik visual lebih diprioritaskan daripada kedalaman karakter. Hal itu dianggap dapat mempengaruhi persepsi penonton muda dan bahkan menyebabkan kesalahpahaman tentang budaya China di kalangan penonton internasional.
Namun tentu tidak semua orang melihatnya sebagai masalah. CCTV News memuji gaya Zhang Linghe bahwa elemen-elemen seperti hiasan kepala bulu burung pegar memadukan estetika opera tradisional dengan warisan budaya. Aksesori itu justru disebut memberikan karakter tersebut pesona oriental yang khas.
(ami/ami)













































