Viral Verificator
Viral Baju Lebaran dari Taplak Meja, Hasil Akhirnya Tak Disangka
Kain yang biasanya di atas meja makan bisa berubah menjadi busana Lebaran yang elegan dan fashionable. Ini lah yang dilakukan oleh seorang kreator konten kreatif melalui akun Instagram @rifa.dz, yang sukses mencuri perhatian netizen setelah mengunggah aksinya menyulap selembar taplak meja bermotif menjadi baju baru untuk Hari Raya.
Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan proses transformasi yang tak terduga, dimulai dari sebuah taplak meja berwarna abu-abu dengan corak floral yang elegan.
"Bikin baju Lebaran dari taplak meja," tulis keterangan postingan Instagram @rifa.dz.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan keterampilan menjahit yang mumpuni, kain tersebut dipotong dan dirangkai sedemikian rupa hingga menjadi pola. Aksi ini tidak hanya menunjukkan kreativitas yang tinggi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa tampil menawan di hari kemenangan tidak selamanya harus membeli kain mahal atau baju bermerek.
Dalam video tersebut, ia mengungkapkan bahwa menghadapi situasi ekonomi di mana harga kebutuhan pokok dan sandang melonjak tajam, kreativitas menjadi kunci untuk tetap tampil modis tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Berawal dari keinginan memiliki busana hari raya yang terjangkau namun tetap unik, pilihan pun jatuh pada sebuah taplak meja berbahan denim motif yang sudah tersedia di rumah. Proses transformasi ini dimulai dengan menggelar bahan secara teliti, membuat pola dasar, hingga tahap pemotongan.
Wanita ini viral usai menyulap taplak meja motif klasik jadi baju Lebaran yang elegan. Foto: Dok. Instagram @rifa.dz. |
Tidak berhenti pada satu set pakaian berbahan taplak meja, eksplorasi desain berlanjut pada sebuah gaun hitam polos hasil jahitan sebelumnya yang kini diberi sentuhan baru. Untuk memberikan kesan mewah dan berbeda.
Unggahan tersebut sudah ditonton lebih dari 3,1 juta kali dan mendapatkan banjir komentar dari warganet.
"Gak percaya kalo itu taplak meja 🙂 itu kain baru beli 😬," ucap akun @lis.n.lisa.
"Wow gasabar mo liattt🔥," saut akun @dkfkqkr.
"Sumpah pengen banget belajar jahit, soalnya kadang nemu kain motifnya keren banget tapi malah jadi selimut, taplak meja atau ga gorden😂," timpal akun @_rise.and.die_.
"Kreatif banget nih tangan orang orang 😍,balik Kin aku yups gess 👉👉," kata akun @arsyap__a.2816.
Konfirmasi Wolipop
Wanita ini viral usai menyulap taplak meja motif klasik jadi baju Lebaran yang elegan. Foto: Dok. Instagram @rifa.dz. |
Bagi Rifa Dzahabiyyah, atau yang akrab disapa Riper, ide unik ini muncul dari kegelisahannya melihat tren harga sandang yang melambung tinggi. Wanita asal Tangerang ini mengaku ingin memberikan solusi kreatif bagi masyarakat awam.
"Jadi postingan aku dengan judul Jahit baju lebaran dari Taplak Meja itu tentang kegelisahan aku sebagai masyarakat awam tentang fenomena Harga yang lagi naik termasuk Harga baju lebaran 2026," ungkap Rifa kepada Wolipop.
Ia menambahkan bahwa dirinya ingin membuktikan bahwa baju Lebaran yang terjangkau bisa dibuat dari bahan yang tidak biasa. Memanfaatkan keterampilannya di bidang desain, Rifa melirik koleksi pribadinya.
"Kebetulan karena aku suka bahan denim dan di rumah aku punya taplak meja dari bahan denim dengan motif seperti di video. Aku langsung punya ide gimana kalau aku challenge diri aku sendiri untuk bikin dan jahit baju Lebaran 2026 ini pakai taplak meja di rumah aku," jelasnya.
Meski terlihat tenang di video, proses kreatif ini ternyata dilakukan dalam waktu yang sangat mepet. Rifa mulai mengeksplorasi ide dan menjahit tepat pada 18 Maret 2026, atau hanya dua hari sebelum lebaran.
"Emang waktunya mepet banget dan aku bikin semuanya di rumah," tuturnya.
Selain keterbatasan waktu, tantangan terbesar muncul dari dimensi kain yang ia gunakan. Karena fungsi asalnya adalah taplak meja, luas kain denim tersebut sangat terbatas untuk diubah menjadi pakaian utuh.
"Kesulitannya karena panjang dan lebar bahannya itu terbatas. Karena itu taplak meja jadi ukurannya juga nggak terlalu besar. Waktu lagi mau potong bahan juga ternyata sisa bahannya tanggung banget untuk bikin bagian roknya," kata Rifa menceritakan kendala teknisnya.
Namun, insting desainernya bekerja cepat. Ia akhirnya mengubah desain rok dan mengakali sisa bahan yang ada hingga berhasil membentuk satu set busana (one set).
Lebih dari sekadar konten viral, Rifa ingin menyuarakan pesan penting mengenai konsumerisme. Ia melihat banyak netizen mengeluh di media sosial tentang kualitas bahan baju lebaran yang menerawang namun dibanderol dengan harga tinggi.
"Niatnya mau beda dari statement-statement yang udah ramai. Selain itu juga nantinya bisa menggaungkan lifestyle yang lebih sustain dan tidak konsumtif," tegasnya.
Usaha kerasnya terbayar tuntas saat melihat hasil akhir di cermin. Rifa mengaku sangat lega karena busana impiannya tetap terwujud meski materialnya sangat terbatas.
"Jujur aku puas banget sama hasilnya. Karena walaupun ada sedikit masalah dengan keterbatasan materialnya, tapi ternyata masih bisa dieksplorasi lagi dan hasilnya sesuai sama ekspektasi aku," pungkas Rifa menutup wawancara.
(gaf/eny)














































