Dilanda Panik, Rihanna Perketat Keamanan Usai Rumah Dihujani 10 Tembakan
Rihanna dikabarkan memperketat pengamanan pribadinya setelah rumahnya menjadi sasaran penembakan.
Penyanyi 38 tahun itu berada di dalam rumahnya di kawasan Beverly Hills ketika dihujani sekitar 10 tembakan pada Minggu (8/03/2026). Seorang wanita bernama Ivanna Ortiz kemudian ditangkap polisi atas dugaan menembakkan senapan serbu ke arah properti tersebut.
Menurut laporan Page Six, seorang sumber mengatakan bahwa insiden tersebut membuat Rihanna mengambil langkah keamanan tambahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rihanna sekarang mengambil pengamanan ekstra dan bahkan menjadwal ulang sesi pemotretan yang sudah direncanakan karena insiden penembakan ini," ujar sumber tersebut.
Sumber lain menyebutkan bahwa pelantun lagu 'Disturbia' itu masih sulit memahami mengapa keluarganya menjadi target. Mereka menambahkan bahwa Rihanna sempat sangat panik setelah mengetahui rumahnya ditembaki menggunakan senapan jenis AR-15.
"Rihanna mendengar suara tembakan, tapi awalnya bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi," kata sumber lagi.
"Walaupun dia memiliki tim keamanan yang ketat, tetap saja menakutkan mengetahui hal seperti ini masih bisa terjadi."
Rihanna diketahui tinggal di rumah tersebut bersama pasangannya, rapper A$AP Rocky, serta ketiga anak mereka RZA, Riot, dan bayi mereka Rocki yang baru berusia sekitar enam bulan.
Laporan lain menyebutkan bahwa pelaku diduga telah mengunggah pesan bernada ancaman kepada Rihanna di media sosial beberapa hari sebelum penembakan terjadi. Seperti diberitakan Daily Mail, Ivanna Ortiz sempat menulis pesan kasar yang ditujukan kepada Rihanna di Facebook pada 23 Februari 2026.
Dalam unggahan tersebut, ia menyertakan foto dirinya mengenakan atasan motif leopard dan menandai akun Rihanna.
"@badgalriri Kamu di sana? Karena aku menunggu kamu mengatakan sesuatu langsung kepadaku, bukannya diam-diam seperti sekarang," tulisnya dalam pesan tersebut.
Dalam unggahan lain, Ortiz juga menuliskan bahwa dirinya 'sudah selesai dengan Rihanna' dan melontarkan kata-kata kasar terhadap penyanyi tersebut. Hingga kini belum diketahui dengan jelas alasan sang pelaku melakukan tindakan nekat itu.
(hst/hst)










































