Viral Wanita Tabrak Anak Kecil di 'Shibuya Crossing', Netizen Ungkap Sosoknya
Sebuah video yang viral memperlihatkan seorang anak perempuan berpose di jalan Shibuya. Awalnya, postingan itu hanya memperlihatkan kegembiraan gadis yang jelas terlihat sebagai turis. Namun tak lama kemudian seorang wanita dewasa lewat di belakangnya dan menabrak bocah tersebut sampai terjatuh.
Wanita itu menuai kritik karena bersikap kasar kepada anak asal Taiwan itu. Sosoknya tentu langsung bikin penasaran. Setelah viral, beberapa netizen Jepang teringat dengan kejadian yang sama sebelumnya. Diduga wanita tersebut juga pernah terlihat di sekitar Shibuya dan menunjukkan perilaku serupa.
Di kolom komentar, banyak wisatawan berbagi pengalaman tabrakan di Shibuya Crossing. Sejumlah orang merasa bahwa beberapa pejalan kaki sering sengaja melakukannya. Karena itu, wanita dalam video diduga biasa menargetkan orang yang bertubuh lebih kecil atau turis yang lengah saat mengambil foto selama jam sibuk sebelum dengan cepat kembali berbaur dengan kerumunan.
Sampai saat berita ini dibuat identitas wanita yang jadi perbincangan internasional itu belum bisa dikonfirmasi secara resmi. Namun, netizen percaya bahwa ia merupakan pemilik akun Instagram @mitsu01314 meskipun keasliannya tidak dapat dikonfirmasi. Wanita tersebut diduga membalas pesan, merujuk pada insiden viral: "Ya, itu saya. Saya sedang terburu-buru saat itu. Karena saya tidak berani menyerahkan diri, silakan laporkan saya," tulis akun.
Tentu saja kolom komentarnya langsung dibanjiri berbagai protes dari netizen. Ketika didesak untuk meminta maaf, orang di balik akun tersebut kemudian memposting: "Saya sangat khawatir apakah anak itu terluka. Tindakan egois saya menyebabkan masalah bagi semua orang. Saya minta maaf karena tidak mempertimbangkan konsekuensinya,"
Meskipun demikian, beberapa orang mempertanyakan keaslian akun itu. Banyak yang mendugannya mungkin ulah orang iseng yang memanfaatkan perhatian viral.
Insiden itu sendiri mungkin mengejutkan banyak orang tapi beberapa netizen Jepang mengatakan bahwa perilaku seperti itu cukup umum dan biasa disebut sebagai 'penyerang tabrak' (Butsukari Otoko) atau orang yang sengaja menabrak orang lain di tempat umum dan ramai.
Laporan kasus semacam itu sebenarnya sering muncul meskipun dalam kasus saat turis asing menjadi sasaran, kendala bahasa dan waktu perjalanan yang singkat membuat pengaduan resmi menjadi kurang memungkinkan.
Reaksi netizen Jepang sendiri beragam. Beberapa meminta untuk berhenti untuk mengambil foto di penyeberangan yang ramai karena dapat menghambat arus pejalan kaki. Sebagian besar setuju bahwa ketidaknyamanan tidak seharusnya membenarkan agresi fisik, terutama terhadap anak-anak.
Menurut hukum Jepang, mendorong seseorang dengan sengaja di tempat umum, bahkan tanpa menyebabkan cedera, merupakan tindak kekerasan dan dapat dihukum hingga dua tahun penjara atau denda hingga ¥300.000 (Rp 32 jutaan).
(sra/sra)
Elektronik & Gadget
SanDisk Phone Drive USB, Solusi Tambah Storage HP Android yang Praktis
Olahraga
Performa di Lapangan Lebih Stabil dan Responsif dengan Nike Sabrina 3 EP
Hobi dan Mainan
Review Bagasi LOBO Assistant Kit 3.5L, Organizer Praktis untuk Travel
Olahraga
Nike Precision 7 Pink Blast, Pilihan Sepatu Basket yang Nyaman & Stylish
Sinopsis Backtrace, Film Sylvester Stallone di Bioskop Trans TV
Seo Kang Joon Siap Comeback Usai Jadi Pacar Jisoo BLACKPINK Lewat Drakor Baru
7 Drama Korea Fantasi Terbaru yang Bikin Penonton Ketagihan
Timothee Chalamet Pacari Kylie Jenner, Wanita Ngaku Mantannya & Curhat Kecewa
Cindy Crawford Ungkap Rutinitas Pagi di Usia 60 Tahun, Tuai Sindiran Netizen
Seo Kang Joon Siap Comeback Usai Jadi Pacar Jisoo BLACKPINK Lewat Drakor Baru
Gaya Aurel Hermansyah-Aaliyah Massaid, 2 Menantu saat Bukber Gen Halilintar
Ramalan Zodiak 15 Maret: Libra Pemasukan Tinggi, Sagitarius Ada Rezeki Datang
Bella Hadid Jadi Global Ambassador Pertama Prada Beauty












































