Siapa Putri Khamenei yang Ikut Tewas dalam Serangan AS-Israel ke Iran?
Serangan brutal Amerika Serikat dan Israel di Teheran bukan hanya menyebabkan kematian Ayatollah Ali Khamenei pada Sabtu, (28/2/2026). Dilaporkan Fars News Agency bahwa sejumlah anggota keluarga pemimpin tertinggi Iran juga ikut tewas. Mereka yang gugur dalam peristiwa itu termasuk, anak, cucu juga menantu.
Sebelumnya, Meysam Mozaffar, anggota Dewan Kota Teheran, mengatakan serangan Teheran menewaskan dua keluarga dari Pemimpin Tertinggi mereka yakni menantu Khamenei, Mesbah al-Hoda Bagheri Kani dan istrinya, Zahra Haddad Adel.
Beberapa jam setelah unggahan Donald Trump di Truth Social, media pemerintah Iran kembali melaporkan bahwa putri dan cucu Ali Khamenei juga meninggal. Namun ketika berita dibuat, belum jelas mana dari putri dan cucunya yang terdampak karena serangan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Hindustan Times, Khamenei punya dua putri bernama Boshra dan Hoda yang masing-masing menikah dengan Mohammad Mohammadi Golpayegani dan Mesbah al-Hoda Bagheri Kani. Sementara NDTV menyebut ia memiliki enam anak, tiga di antaranya perempuan.
Khamenei disebut memiliki beberapa cucu yang namanya tidak diketahui publik. Sampai saat ini belum ada satu pun dari kematian mereka yang mendapat konfirmasi resmi.
Sebelumnya stasiun penyiaran negara, IRIB, membenarkan bahwa Khamenei telah meninggal setelah Trump mengumumkan hal itu di Truth Social. Iran pun menyatakan 40 hari masa berkabung nasional.
"Pemimpin Tertinggi Iran telah mencapai kesyahidan. Ulama dan mujahidin besarnya mengorbankan nyawa untuk mengangkat Iran... dan dia berada di hadirat para syuhada di atas sana,"
Sementara Trump sendiri menyebut Khamenei adalah orang paling jahat dalam sejarah setelah serangan gabungan AS-Israel yang menewaskan pria 86 tahun itu.
"Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati. Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika yang hebat, dan orang-orang dari banyak negara di seluruh dunia, yang telah dibunuh atau dimutilasi oleh Khamenei dan geng preman haus darahnya. Tidak ada yang dia, atau para pemimpin lain yang telah terbunuh bersamanya, bisa lakukan," tulis sang presiden AS dalam pernyataannya yang kontroversial.
(ami/ami)
Elektronik & Gadget
SanDisk Phone Drive USB, Solusi Tambah Storage HP Android yang Praktis
Olahraga
Performa di Lapangan Lebih Stabil dan Responsif dengan Nike Sabrina 3 EP
Hobi dan Mainan
Review Bagasi LOBO Assistant Kit 3.5L, Organizer Praktis untuk Travel
Olahraga
Nike Precision 7 Pink Blast, Pilihan Sepatu Basket yang Nyaman & Stylish
Aurelie Moeremans Bagikan Foto Usai Lahiran, Tetap Cantik Tanpa Makeup
Sinopsis Backtrace, Film Sylvester Stallone di Bioskop Trans TV
Seo Kang Joon Siap Comeback Usai Jadi Pacar Jisoo BLACKPINK Lewat Drakor Baru
7 Drama Korea Fantasi Terbaru yang Bikin Penonton Ketagihan
Timothee Chalamet Pacari Kylie Jenner, Wanita Ngaku Mantannya & Curhat Kecewa
Seo Kang Joon Siap Comeback Usai Jadi Pacar Jisoo BLACKPINK Lewat Drakor Baru
Sinopsis Backtrace, Film Sylvester Stallone di Bioskop Trans TV
Gaya Aurel Hermansyah-Aaliyah Massaid, 2 Menantu saat Bukber Gen Halilintar
Bella Hadid Jadi Global Ambassador Pertama Prada Beauty













































