Aksi Kemanusiaan, Meghan Markle & Pangeran Harry Temui Korban Luka Bakar Gaza
Pangeran Harry dan Meghan Markle melakukan kunjungan mendadak ke Yordania dalam rangkaian perjalanan kemanusiaan mereka ke Timur Tengah.
Pasangan Duke dan Duchess of Sussex itu memulai agenda resmi pada Rabu (25/02/2026) dan dijadwalkan berada di sana hingga Kamis (26/02/2026).
Dalam kunjungan dua hari tersebut, Meghan dan Pangeran Harry mendatangi Specialty Hospital di Amman, ibu kota Yordania. Keduanya menyempatkan bertemu dengan Maria, remaja 14 tahun asal Gaza yang menjadi korban luka bakar akibat serangan Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan kemanusiaan ini dilakukan bersama Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus. Fokus utama kunjungan adalah respons kesehatan kemanusiaan, dukungan kesehatan mental, serta bantuan bagi komunitas rentan yang terdampak konflik.
Setibanya di Yordania, Pangeran Harry dan Meghan menghadiri diskusi meja bundar WHO di Amman yang dipandu oleh Dr. Tedros bersama para pemimpin regional WHO. Mereka juga bertemu dengan sejumlah donor utama dan mitra kemanusiaan.
Duta Besar Inggris untuk Yordania, Philip Hall, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran pasangan Sussex tersebut.
Duke dan Duchess of Sussex berbincang dengan staf medis saat bertemu Maria, seorang korban luka bakar berusia 14 tahun dari Gaza, selama kunjungan ke Rumah Sakit Spesialis di Amman, Yordania. Foto: PA Images via Getty Images/Aaron Chown - PA Images |
"Kunjungan Anda, dukungan Anda, serta apresiasi Anda terhadap upaya yang dilakukan Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia, pemerintah Yordania, dan pihak lainnya di sini, sangat kami hargai," ujarnya, seperti dikutip BBC.
"Jadi, terima kasih telah datang."
Philip juga menyinggung pentingnya kerja sama menuju perdamaian regional.
"Kita semua tahu hal itu sangat sulit dicapai, tetapi kita semua sedang berupaya ke arah sana," katanya.
Setelah menghadiri diskusi WHO, Meghan dan Harry mengunjungi QuestScope Youth Center di kamp pengungsi Za'atari. Mereka kemudian mendampingi delegasi WHO untuk bertemu para pasien yang baru saja dievakuasi secara medis dari Gaza ke Amman.
Mereka juga dijadwalkan mengunjungi World Central Kitchen, mendampingi delegasi WHO ke National Centre for Rehabilitation of Addicts, bertemu para pemimpin perempuan di Jordanian Hashemite Fund for Human Development, serta mengunjungi King Hussein Cancer Centre.
(hst/hst)











































