Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Viral Manusia Semak di Panggung Super Bowl Bad Bunny, Dibayar Rp 22 Juta

Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 11 Feb 2026 19:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Performers dressed as Sugarcane grass step on stage for Puerto Rican singer Bad Bunny performance during Super Bowl LX Patriots vs Seahawks Apple Music Halftime Show at Levis Stadium in Santa Clara, California on February 8, 2026. (Photo by Patrick T. Fallon / AFP)
Manusia semak saat penampilan Bad Bunny di Halftime Super Bowl 2026. (Foto: Patrick T. Fallon/AFP)
Santa Clara -

Penampilan Halftime Show Super Bowl 2026 menyisakan cerita unik di balik kemegahannya. Sosok-sosok "semak-semak" yang memenuhi lapangan saat Bad Bunny tampil sempat viral di media sosial setelah publik mengetahui bahwa mereka bukan properti panggung, melainkan manusia sungguhan.

Mereka mengenakan kostum menyerupai rumput tebu untuk mengubah Levi's Stadium di Santa Clara, California, Amerika Serikat pada Minggu (8/2/2026) malam menjadi lanskap ladang tebu khas Puerto Rico, tanah kelahiran Bad Bunny. Meski tak pernah menampakkan wajah di kamera, mereka justru menjadi salah satu "bintang" yang paling banyak dibicarakan setelah pertunjukan.

Salah satunya José Villanueva, penggemar berat Bad Bunny, yang dibayar sekitar US$ 18,70 per jam untuk berperan sebagai seikat rumput. Ia menyebut pengalaman tersebut benar-benar berharga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bad Bunny di Apple Music Super Bowl LX Halftime ShowBad Bunny di Apple Music Super Bowl LX Halftime Show Foto: Apple

"Kamu dapat sudut pandang kalau menonton dari tribun. Kamu juga dapat sudut pandang lain kalau menonton lewat layar. Tapi berada langsung di lapangan itu benar-benar berbeda. Aku sampai ingin menangis, tapi kutahan," ujarnya sepereti dikutip NBC News.

Dengan total waktu kerja 70 jam (termasuk delapan hari latihan), ia mengantongi upah sekitar Rp 22 jam.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan panggilan casting dari agensi staf acara Backlit, peran tersebut memang bukan untuk menari. Namun para performer diminta melakukan gerakan terstruktur dan blocking sebagai bagian dari produksi besar. Jadwal latihan mencakup delapan sesi selama dua pekan, termasuk satu sesi final berdurasi 14 jam menjelang hari pertandingan.

Performers dressed as Sugarcane grass step on stage for Puerto Rican singer Bad Bunny performance during Super Bowl LX Patriots vs Seahawks Apple Music Halftime Show at Levi's Stadium in Santa Clara, California on February 8, 2026. (Photo by Patrick T. Fallon / AFP)(Foto: Patrick T. Fallon/AFP)

Meski deskripsi peran tidak dijelaskan secara rinci, pengumuman tersebut menyebut adanya paparan material kostum berbahan serat alami. Pelamar juga diutamakan memiliki pengalaman baris-berbaris serta mampu mengenakan kostum full-body berbobot hingga 40 pon (sekitar 18 kilogram).

Villanueva mengaku para performer sempat menebak-nebak akan menjadi apa mereka di panggung. "Teoriku kami akan jadi hiu. Yang lain bilang kami akan jadi katak. Lalu kami melihat ada semak bergerak, kami bingung. Mereka bilang, 'Kalian akan jadi pohon,'" katanya.

Karena posisinya di lapangan menuntut lebih banyak gerakan, Villanueva harus berlatih lebih lama mengenakan kostum berat tersebut. Pada hari pertama, ia merasakan beban seperti 50-60 pon di bahunya selama berjam-jam.

Super Bowl LX - Half-Time Show - New England Patriots v Seattle Seahawks - Levi's Stadium, Santa Clara, California, United States - February 8, 2026 Bad Bunny performs during the halftime show REUTERS/Mike Blake     TPX IMAGES OF THE DAYPenampilan Bad Bunny di Halftime Super Bowl 2026. (Foto: REUTERS/Mike Blake)

"Itu menyiksa. Serius, sekitar 20 persen orang menyerah. Ada yang sampai menangis, ada yang kena serangan panik, banyak yang akhirnya keluar," ungkapnya.

Sepekan sebelumnya di Grammy Awards 2026, Bad Bunny yang bernama asli Benito Antonio Martínez Ocasio itu sukses mengukir sejarah setelah 'DeBÍ TiRAR MáS FOToS' menjadi album berbahasa Spanyol pertama yang menyabet penghargaan utama Album of the Year.

Namun, penampilannya di Halftime Super Bowl 2026 paling mendapat sorotan. Meski diwarnai kritik, ia juga banjir pujian karena menghadirkan penghormatan kuat terhadap budaya dan identitas Puerto Rico. Sebuah simbol persatuan ketika Amerika Serikat sedang terbelah karena kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads