Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Britney Spears Jual Katalog Lagu dengan Nilai Fantastis, Ogah Bermusik di AS

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Rabu, 11 Feb 2026 13:40 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Singer Britney Spears at the Versace Spring 2003 runway show in Milan. (Photo by Fairchild Archive/Penske Media via Getty Images)
Foto: Chris Pizzello/Invision/AP/Chris Pizzello
Jakarta -

Britney Spears menjual katalog musiknya lewat sebuah kesepakatan besar, yang disebut-sebut sebagai transaksi bersejarah di industri hiburan.

Pelantun 'Toxic' itu resmi menjual kepemilikan atas katalog lagunya kepada perusahaan penerbitan musik Primary Wave. Lagu-lagu ikonik seperti '...Baby One More Time', 'Gimme More', 'I'm a Slave 4 U', 'Lucky', 'Sometimes', hingga 'Stronger' termasuk dalam kesepakatan tersebut.

Menurut dokumen hukum yang diperoleh TMZ, Britney menyetujui perjanjian itu pada akhir tahun 2025 lalu. Angka pastinya tidak diungkap secara resmi, namun sumber menyebut nilainya berada di kisaran yang sama dengan kesepakatan Justin Bieber saat menjual katalog musiknya senilai US$200 juta atau sekitar Rp3 triliun lebih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Majalah Variety melaporkan bahwa kesepakatan ini kemungkinan mencakup royalti artis dan hak penerbitan lagu. Namun, diduga tidak termasuk hak atas nama dan citra dirinya, kecuali jika nominalnya jauh lebih besar dari estimasi yang beredar.

Penyanyi 44 tahun itu dikabarkan merasa puas dengan keputusan tersebut. Setelah transaksi rampung, Britney disebut akan menghabiskan waktu bersama kedua putranya dan menjauh dari ingar bingar dunia hiburan Hollywood.

ADVERTISEMENT

Penjualan katalog ini terjadi tak lama setelah Britney mengungkapkan keputusannya untuk tidak lagi tampil di Amerika Serikat.

"Aku tidak akan pernah tampil di Amerika Serikat lagi karena alasan yang sangat sensitif. Tapi aku berharap bisa duduk di bangku kecil dengan mawar merah di rambutku, tampil bersama putraku... di Inggris dan Australia dalam waktu dekat," tulisnya di Instagram, beberapa waktu lalu.

Britney Spears terakhir kali menggelar konser di Amerika pada tur 'Piece of Me' tahun 2018, yang menyusul residensinya di Las Vegas dari 2013 hingga 2017. Ia sempat dijadwalkan kembali ke Las Vegas pada 2019 lewat pertunjukan 'Domination', namun dibatalkan karena alasan keluarga.

Keputusan menjual katalog musiknya ini menandai babak baru dalam perjalanan karier sang Princess of Pop. Hingga saat ini ia belum mengungkapkan proyek selanjutnya dan memilih fokus menghabiskan waktu bersama kedua anaknya.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads