Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Putri Mahkota Norwegia Ketahuan Dekat dengan Epstein 3 Tahun, Kini Minta Maaf

Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 09 Feb 2026 12:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

putri Mette-Marit
Foto: Getty Images
Jakarta -

Putri Mahkota Norwegia, Mette-Marit, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik setelah terungkap bahwa ia pernah menjalin hubungan pertemanan dengan pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein. Permintaan maaf itu disampaikan di tengah tekanan publik yang meminta keterangan lebih rinci soal hubungan keduanya.

Dalam pernyataan resmi istana pada Jumat (7/2/2026), Mette-Marit menyebut permintaan maafnya sebagai "permohonan maaf yang mendalam" kepada masyarakat Norwegia. Ia juga mengakui dampak dari situasi tersebut terhadap keluarga kerajaan.

"Saya juga meminta maaf atas situasi yang saya timbulkan bagi Rumah Kerajaan, terutama kepada Raja dan Ratu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kontroversi ini mencuat setelah ratusan email yang melibatkan Epstein dan Putri Mahkota dari periode 2011 hingga 2014 dipublikasikan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Dalam sejumlah pesan tersebut, keduanya tampak berkomunikasi dengan cukup akrab, bahkan sempat membahas rencana pertemuan langsung.

OSLO, NORWAY - JANUARY 15: (FOR EDITORIAL USE ONLY)  In this handout photo provided by the Royal Court, Princess Mette-Marit of Norway poses for an official photograph from the Royal Court on January 15, 2016 in Oslo, Norway. (Photo by Jørgen Gomnæs, the Royal Court via Getty Images)Putri Mahkota Mette-Marit (Photo by Jørgen Gomnæs, the Royal Court via Getty Images) Foto: Getty Images

Terungkap pula bahwa Mette-Marit pernah menghabiskan empat hari di rumah Epstein di Palm Beach, Florida, meski saat itu Epstein disebut tidak berada di sana. Yang mengejutkan publik Norwegia, dari salah satu pesan terlihat bahwa Mette-Marit tampaknya sudah mengetahui latar belakang kelam Epstein.

ADVERTISEMENT

Dalam email Oktober 2011, ia menulis, "Aku mencari namamu di Google setelah email terakhir. Setuju, kelihatannya memang tidak bagus."

Sebelumnya, istana sempat merilis pernyataan singkat yang berisi penyesalan dan pengakuan atas penilaian yang buru. Namun, publik dan media terus mendesak penjelasan lebih rinci mengenai sejauh mana hubungan Mette-Marit dengan Epstein. Dalam pernyataan lanjutan, istana menyebut sang Putri Mahkota sangat terpukul karena terlambat menyadari sosok Epstein yang sebenarnya.
"Beberapa isi pesan antara Epstein dan saya tidak mencerminkan pribadi yang ingin saya tunjukkan," kata Mette-Marit.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini berada dalam kondisi yang sangat sulit dan membutuhkan waktu untuk menenangkan diri sebelum memberi penjelasan lebih lanjut.
Di tengah polemik ini, keluarga kerajaan Norwegia juga sedang menghadapi persoalan lain. Putra pertama Mette-Marit, Marius Borg Høiby, dari pernikahan sebelumnya, tengah menjalani persidangan besar yang menyita perhatian publik.

Ia menghadapi 38 dakwaan, termasuk empat tuduhan pemerkosaan yang semuanya dibantah. Jika dinyatakan bersalah, ia terancam hukuman penjara minimal 10 tahun.
Putra Mahkota Haakon mengakui keluarganya sedang berada dalam masa yang berat.

"Banyak hal terjadi dalam keluarga kami. Yang terpenting beberapa hari terakhir adalah menjaga satu sama lain," ujarnya kepada wartawan di Oslo.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads