Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kisah Model Putri Pesepakbola Meninggal di Usia 21, Ditemukan Tewas di Rumah

Rahmi Anjani - wolipop
Minggu, 08 Feb 2026 21:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Cristina Pérez Galcenco
Foto: Instagram @pasarelacampoamor
Jakarta -

Seorang model catwalk internasional dilaporkan meninggal dunia. Adalah Cristina Pérez Galcenco yang ditemukan di rumahnya dalam keadaan tidak bernyawa. Sosok Cristina cukup dikenal di dunia fashion. Wanita tersebut juga merupakan putri dari mantan pesepakbola Spanyol, Nacho Pérez.

Cristina Pérez Galcenco, meninggal dunia pada usia 21 tahun. Putri Nacho Pérez dengan Tatiana Galcenco ditemukan meninggal di rumahnya di provinsi Málaga pada hari Selasa, (3/2/2026) menurut sejumlah media Spanyol termasuk El País, El Mundo, dan ABC.

Cristina dilaporkan baru saja pindah ke tempat di mana ia ditemukan meninggal. Ia disebut tinggal di daerah Caleta de Vélez, Málaga tersebut untuk mengikuti kursus. Kematiannya sendiri kemungkinan besar dikarenakan sebab alami mengingat tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan atau kejanggalan di tempat kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Sebagai model, Cristina sudah banyak berjalan di panggung peragaan berbagai desainer di Madrid, Milan, Paris, London hingga China. Ia memulai berkarier di dunia modeling dalam Campoamor Fashion Show, yang diadakan setiap tahun di Teater Campoamor di kota Oviedo, saat berusia 14 tahun.

ADVERTISEMENT

Setelah itu, Cristina mulai berjalan di acara fashion kenamaan, seperti Mercedes-Benz Fashion Week Madrid, Paris Fashion Week, dan Milan Fashion Week. Setelah mendengar kabar kepergiannya, sejumlah penyelenggara peragaan busana memberikan penghormatan kepada sang model di Instagram.

Penata rambut Spanyol ternama, Manuel Mon, termasuk di antara mereka yang memberikan penghormatan kepada Cristina di Instagram.

"Di luar bakatnya di depan kamera dan di atas panggung peragaan busana, kita akan mengingat kebaikannya, profesionalismenya, dan cara yang begitu tulus dalam menghidupkan setiap karya,"

"Kehadirannya tidak hanya membawa keindahan pada pekerjaan, tetapi juga kemanusiaan, rasa hormat, dan energi yang sangat istimewa yang akan selalu terukir dalam ingatan kita," tulis Manuel.

(ami/ami)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads