Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Wanita Ini Memohon di Pengadilan agar Tas Hermes Langka Miliknya Tak Disita

Kiki Oktaviani - wolipop
Kamis, 05 Feb 2026 09:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Truong My Lan
Truong My Lan Foto: dok. X
Jakarta -

Seorang miliarder properti Vietnam, Truong My Lan, memohon kepada pengadilan agar diizinkan tetap menyimpan dua tas Hermes Birkin Himalaya miliknya. Lan telah dinyatakan bersalah dalam skandal pencucian uang dan penggelapan dana bernilai lebih dari US$ 12 miliar.

Lan menyampaikan permohonan itu langsung kepada hakim. Ia mengaku rela melepaskan aset-aset bernilai besar untuk mengganti kerugian finansial yang ditimbulkannya, termasuk properti di pusat bisnis Ho Chi Minh City. Namun, dua tas Hermes tersebut disebutnya sebagai barang pribadi yang memiliki nilai emosional.

"Properti bisa saya serahkan untuk kompensasi, tetapi tas itu bersifat personal," ujar Lan di persidangan, seperti dikutip situs berita Phap Luat Ho Chi Minh City.

Meski demikian, pengadilan menolak permohonan tersebut. Hakim memutuskan bahwa kedua tas Hermes Birkin Himalaya yang terbuat dari kulit buaya Nil merupakan hasil dari keuntungan ilegal dan tetap masuk dalam daftar aset yang disita negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, Badan Pelaksana Putusan Perdata Kota Ho Chi Minh City tengah mencari penilai independen untuk menaksir nilai tas-tas mewah tersebut sebelum dilelang. Tas Birkin Himalaya dikenal sebagai salah satu koleksi Hermes paling langka dan mahal, dengan harga jual yang bisa mencapai puluhan ribu hingga ratusan ribu dolar AS. Tas ini juga kerap digunakan oleh selebriti dunia seperti Jennifer Lopez dan Kim Kardashian.

Tak hanya tas, otoritas setempat juga melelang berbagai aset mewah Lan lainnya. Sebuah kapal pesiar Reverie Saigon dijadwalkan dilelang pada 12 Februari dengan harga awal 49,3 miliar dong atau sekitar S$2,4 juta. Dua kapal lain milik Lan juga akan dilepas pada hari yang sama, masing-masing dengan harga awal 4,8 miliar dong, menurut laporan media lokal.

ADVERTISEMENT

Lan sendiri kini berusia 69 tahun dan terancam hukuman penjara puluhan tahun. Ia dikenal sebagai sosok yang membangun kerajaan bisnisnya dari nol, berawal dari berjualan kosmetik dan aksesori rambut hingga menjadi salah satu pengusaha properti paling berpengaruh di Vietnam.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads