Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Epstein Files Mengguncang Istana Inggris, Sarah Ferguson Ngaku Pernah Diancam

Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 03 Feb 2026 11:34 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ODIHAM, ENGLAND - MARCH 24:  The Duchess Of York speaks to her Ex-Husband Prince Andrew as they arrive at All Saints Church, Odiham, Hampshire, England for a Thanksgiving Service for Major Ronald Ferguson March 24, 2003. The Major, who died last week, was the ex-Father in Law of H.R.H. Prince Andrew and had been polo manager to H.R.H. Prince Charles.  (Photo by Julian Herbert/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Epstein files mengguncang dunia karena mengaitkan sejumlah tokoh-tokoh tersohor dengan keterlibatan dalam kejahatan seksual. Salah satu nama baru yang disebutkan dalam dokumen tersebut adalah Sarah Ferguson atau Fergie, mantan istri Andrew Mountbatten-Windsor yang dulu dikenal sebagai Pangeran Andrew. Fergie disebut pernah punya hubungan baik dengan Epstein bahkan sempat mengaku ingin dinikahi.

Sarah Ferguson disebutkan beberapa kali dalam berkas terbaru Epstein. Meskipun tidak menunjukkan adanya kesalahan, Fergie yang dicopot tahun lalu sebagai duta badan amal Inggris itu bahkan menyebut terdakwa kejahatan seksual itu sebagai sahabat terbaiknya. Sebelumnya, Fergie sendiri sudah mengaku menyesali hubungannya dengan Epstein.

Hubungan Sarah Ferguson dan Jeffrey Epstein

Dokumen terbaru itu menjadi bukti lebih lanjut tentang kedalaman hubungan Fergie dan Epstein. Dilansir CNN, pada Maret 2009, mantan Duchess of York tersebut mengirim email yang mengucapkan terima kasih kepada Epstein karena telah mengenalkannya pada industri mode.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Hanya dalam satu minggu, setelah makan siangmu, sepertinya energiku telah pulih. Aku belum pernah merasa begitu tersentuh oleh kebaikan seorang teman. Terima kasih Jeffrey karena telah menjadi saudara yang selalu kuinginkan."

ADVERTISEMENT

Pada Januari 2010, ia juga pernah menulis: "Kau adalah legenda. Aku benar-benar tidak punya kata-kata untuk menggambarkan cintaku, rasa terima kasih atas kemurahan hati, dan kebaikanmu. Xx Aku siap melayanimu. Nikahi aku saja."

Email-email tersebut juga menunjukkan bahwa Epstein ingin menggunakan ibu dari Putri Putri Beatrice dan Putri Eugenie itu untuk membantu membersihkan namanya. Hal itu terungkap saat Epstein menulis kepada Mike Sitrick, ketua manajemen krisis Sitrick and Company, yang dipekerjakan oleh Epstein. "Aku ingin kamu menyusun pernyataan yang dalam dunia ideal akan dikeluarkan oleh Fergie."

Sedangkan sebuah email pada Maret 2011 kepada Sitrick dan dua orang lain, Epstein menulis: "Aku pikir Fergie sekarang dapat mengatakan, aku bukan seorang pedofil." Sebagai balasan, Sitrick menyatakan ada sebuah strategi untuk membuat surat kabar berhenti menyebutnya sebagai pedofil. Salah satu taktik yang dimaksud adalah dengan membuat Fergie menarik kembali pernyataannya.

Bulan berikutnya, Sarah Ferguson menulis dalam sebuah email kepada Epstein dan James Henderson, juru bicaranya saat itu, bahwa dia 'tidak' dan 'tidak akan' memanggil Epstein sebagai "P" (pedofil).


Kemudian pada Oktober 2009, Fergie menulis kepada Epstein mengatakan dia sangat membutuhkan £20.000 (Rp 459 jutaan) untuk sewa dan bahwa pemilik rumah telah mengancam akan melaporkannya ke surat kabar jika tidak membayar.

Tidak jelas apakah Epstein pernah mengirim uang yang diminta. Namun, pada tahun 2001 terungkap Epstein mentransfer $ 150.000 (Rp 2,5 miliaran) kepada Fergie setelah membantunya mencairkan saham dari pekerjaannya untuk Weight Watchers.

Sarah Ferguson Mengaku Menyesal dan Diancam

Fergie memang mengakui hubungannya dengan Epstein. Tapi ia mengatakan menyesal dan sudah putus hubungan setelah mengetahui apa yang dilakukan pria yang bunuh diri di penjara itu.

"Duchess pernah menyatakan penyesalannya atas hubungannya dengan Epstein bertahun-tahun yang lalu, dan seperti biasanya, pikiran pertamanya tertuju pada para korbannya. Seperti banyak orang, dia tertipu oleh kebohongan Epstein," kata juru bicara Fergie sebelumnya.

"Begitu dia menyadari luasnya tuduhan terhadap Epstein, dia tidak hanya memutuskan kontak tetapi juga mengecam secara terbuka, sampai-sampai Epstein mengancam akan menuntutnya atas pencemaran nama baik karena mengaitkannya dengan pedofilia. Dia tidak menarik kembali apa pun yang dia katakan saat itu. Email ini dikirim dalam konteks saran yang diberikan kepada Duchess untuk mencoba meredakan Epstein dan ancamannya," lanjut juru bicara.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads