Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Menang Best New Artist, Olivia Dean Bela Imigran di Panggung Grammy 2026

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 02 Feb 2026 14:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Olivia Dean menerima penghargaan Artis Pendatang Baru Terbaik di Grammy Awards ke-68 di Los Angeles, California, AS, 1 Februari 2026.
Olivia Dean menerima penghargaan Artis Pendatang Baru Terbaik di Grammy Awards ke-68 di Los Angeles, California, AS. Foto: REUTERS/Mike Blake
Jakarta -

Penyanyi Olivia Dean memenangkan Grammy Awards 2026 sebagai Artis Pendatang Baru Terbaik. Pencapaiannya ini merupakan buah dari kerja kerasnya selama 10 tahun lebih.

Wanita 26 tahun ini meraih kesuksesan lewat album keduanya yang bertitel 'Art of Loving', dengan single hits 'Man I Need'. Berbicara di atas panggung setelah menerima penghargaan, Olivia menyatakan bahwa dia tidak pernah menyangka akan memegang piala di ajang musik internasional paling bergengsi.

"Bagi saya, saya tidak pernah membayangkan bisa berada di atas sini, apalagi masuk nominasi," ujarnya, seperti dilansir Rolling Stone.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah melakukan ini selama 10 tahun," tambahnya.

Olivia Dean menerima penghargaan Artis Pendatang Baru Terbaik di Grammy Awards ke-68 di Los Angeles, California, AS, 1 Februari 2026.Olivia Dean menerima penghargaan Artis Pendatang Baru Terbaik di Grammy Awards ke-68 di Los Angeles, California, AS, 1 Februari 2026. Foto: REUTERS/DANIEL COLE

Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Inggris ini juga memanfaatkan momen penting tersebut untuk menyuarakan nasib imigran yang kini jadi isu hangat di Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

"Saya ingin mengatakan bahwa saya berada di sini sebagai cucu seorang imigran. Saya tidak akan berada di sini jika bukan karena (darah imigran) saya. Saya adalah hasil dari keberanian, dan saya pikir orang-orang itu (para imigran) pantas untuk dirayakan," tutur Olivia.

Komentarnya terlontar di tengah deportasi massal dan agresi dari ICE (Immigration and Customs Enforcement) yang dialami para imigran di AS. Saat ini, aegen ICE terus melakukan aksi brutalnya di Minneapolis yang memicu gelombang protes dari berbagai belahan dunia.

"Kita bukan apa-apa tanpa satu sama lain. Terima kasih banyak. Aku sayang kalian," ucap Olivia, mengakhiri pidatonya.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads