Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kim Seon Ho Dituduh Gelapkan Pajak Seperti Cha Eun Woo, Ini Kata Agensinya

R Chairini Putong - wolipop
Senin, 02 Feb 2026 05:31 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Kim Seon Ho menjalani pemotretan majalah ELLE edisi Februari 2026
Foto: dok. ELLE
Jakarta -

Setelah Cha Eun Woo, kini ada Kim Seon Ho yang terseret tuduhan penggelapan pajak. Sang aktor menuai kritik hingga didesak mundur dari jajaran pemain drama Korea Bless the Congressman.

Menurut laporan Sports Kyunghang pada Minggu (1/2/2026), Kim Seon Ho memiliki kesamaan yang mencolok dengan Cha Eun Woo. Ia diduga mengoperasikan perusahaan keluarga, yang terpisah dari agensi mereka Fantagio. Perusahaan tersebut beralamat di kediaman Kim Seon Ho di kawasan Yongsan-gu, Seoul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Sports Kyunghang mengabarkan Kim Seon Ho tercatat sebagai CEO perusahaan yang didirikan pada Januari 2024 itu. Sedangkan kedua orang tuanya memegang jabatan sebagai direktur internal dan auditornya.

ADVERTISEMENT

Menariknya perusahaan tersebut memiliki cakupan bisnis yang luas. Mulai dari layanan periklanan, produksi dan distribusi konten media, hingga manufaktur medis, perdagangan, serta penjualan dan penyewaan properti. Meski menyentuh ranah dunia hiburan, perusahaan keluarga Kim Seon Ho itu kabarnya tidak terdaftar secara hukum.

Penampilan Kim Seon Ho dan Go Yoon Jung dalam drama Korea Can This Love Be Translated.Penampilan Kim Seon Ho dalam drama Korea Can This Love Be Translated. Foto: dok. Netflix

Terdapat pula kesaksian bahwa Kim Seon Ho memakai rekening perusahaan untuk membayar gaji bulanan ayah dan ibunya. Sementara orang tuanya mentransfer gaji tersebut kembali kepada Kim Seon Ho setiap bulannya.

Orang tua Kim Seon Ho juga dikonfirmasi memakai kartu kredit perusahaan mereka untuk membayar keperluan dan gaya hidupnya. Secara khusus, sang ayah dikabarkan membeli rokok, membayar karaoke di tempat hiburan, dan memiliki mobil Genesis GV80 yang terdaftar atas nama perusahaan itu.

Para ahli hukum menyebut pengeluaran tersebut adalah upaya untuk mengurangi kewajiban pajak perusahaan. Penggunaan kartu perusahaan untuk keperluan pribadi juga dapat dianggap sebagai pelanggaran kepercayaan atau penggelapan dalam menjalankan bisnis.

Dalam laporannya, Sports Kyunghang juga menyinggung adanya bonus kontrak eksklusif bernilai puluhan miliar won dari Fantagio untuk Kim Seon Ho. Perusahaan itu diduga telah didirikan setahun sebelum ia bergabung ke Fantagio untuk menyalurkan bonus dan pembayarannya.

Roh Jong Eon, pengacara firma hukum Jonjae menegaskan jika Fantagio secara sadar membayar bonus kepada one man agency artisnya, mereka dapat dianggap sebagai pelaku utama dan melanggar Undang-Undang Pelanggaran Pajak.

Sebagai tanggapan, Fantagio membantah adanya praktik penggelapan pajak yang dilakukan Kim Seon Ho. Perwakilan agensi menjelaskan bahwa "perusahaan ini didirikan bukan untuk tujuan penghematan pajak, tetapi karena sang aktor aktif di dunia teater dan berniat untuk terus berkecimpung dalam produksi panggung di masa mendatang."

(rcp/rcp)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads