Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Viral Tangis Kencang Bayi di Australian Open, Ekspresi Atlet Jadi Sorotan

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 31 Jan 2026 07:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ekspresi petenis Luciano Darderi mendengar suara tangisan bayi saat bertanding.
Ekspresi petenis Luciano Darderi mendengar suara tangisan bayi saat bertanding. Foto: TikTok/@ausopen
Jakarta -

Tangisan bayi memecah suasana hening di turnamen tenis Australia Open. Momen itu pun viral hingga menuai perdebatan tentang etika menonton pertandingan tenis.

Pertandingan antara sesama petenis Italia Jannik Sinner dan Luciano Darderi yang digelar di Margaret Court Arena, Melbourne, pada Selasa (13/01/2026) sempat terganggu oleh suara tangis bayi dari tribun penonton. Dalam pertandingan yang dikenal menuntut keheningan total, suara tersebut langsung mencuri perhatian.

Momen itu terjadi ketika Luciano bersiap melakukan servis menuju tie-break. Saat suasana arena nyaris senyap, suara bayi menangis terdengar jelas dan membuat konsentrasi sang petenis buyar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam cuplikan video yang diunggah di akun TikTok resmi Australian Open, Luciano tampak mencoba bersikap santai menghadapi interupsi tersebut. Namun, kejadian itu tak hanya terjadi sekali.

Setelah memantulkan bola beberapa kali dan melemparkannya ke udara untuk servis, Luciano terpaksa menangkap kembali bola tersebut karena tangisan bayi kembali terdengar keras. Dia pun menoleh ke arah penonton dengan ekspresi heran sekaligus geli, yang disambut tawa dan tepuk tangan dari para penonton.

ADVERTISEMENT

Video tersebut kini telah ditonton lebih dari dua juta kali dan memicu perdebatan soal etika membawa bayi atau balita ke pertandingan tenis, olahraga yang memerlukan keheningan.

@ausopen

Mood 😭😂

♬ original sound - Australian Open

"Kenapa harus membawa bayi ke pertandingan tenis?" tulis seorang netizen.

"Jangan bawa bayi atau balita ke turnamen Grand Slam. Mereka juga tidak akan mengingatnya," komentar pengguna lain.

Pendapat serupa juga muncul dari netizen yang menilai bayi seharusnya tidak diperbolehkan masuk arena pertandingan.

"Opini yang mungkin tidak populer: bayi seharusnya tidak diizinkan di pertandingan tenis," tulis seorang netizen.

Namun, ada sebagian netizen yang mengkritik para atlet tenis yang dianggap terlalu mudah terdistraksi.

"Fakta bahwa mereka tidak bisa bermain dengan sedikit suara benar-benar membingungkan," tulis satu komentar.

"Main saja dan terima kenyataannya, atau pakai penutup telinga," sahut netizen lain.

Ada pula yang mempertanyakan, "Kenapa petenis begitu sensitif terhadap suara sekecil apa pun?"

Secara aturan, anak-anak dan bayi memang diperbolehkan hadir di pertandingan Australian Open. Bahkan, anak usia dua tahun ke bawah bisa masuk gratis selama tidak menempati kursi sendiri, dengan syarat menunjukkan bukti usia saat masuk arena.

Meski begitu, etika penonton di tenis mengharuskan penonton tetap diam selama permainan berlangsung dan di antara servis pertama dan kedua. Penonton yang dianggap mengganggu bisa diminta meninggalkan arena.

Menanggapi perdebatan tersebut, Tennis Australia menegaskan bahwa turnamen ini terbuka untuk semua kalangan, termasuk bayi dan anak-anak.

"Australian Open terbuka untuk semua orang, termasuk bayi dan anak-anak," ujar juru bicara Tennis Australia, seperti dikutip dari New York Post.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads