Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Sinopsis Voyagers, Film Sci-Fi tentang Bahaya Menekan Emosi Manusia

Daniel Ngantung - wolipop
Jumat, 30 Jan 2026 16:31 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Voyagers
Sinopsis 'Voyagers', film di Bioskop Trans TV hari ini. (Foto: Dok. Lionsgate)
Jakarta -

Film 'Voyagers' hadir di Bioskop Trans TV. Film bergenre sci-fi ini tayang pada Jumat (30/1/2026), pukul 23.00 WIB.

Bagaimana jadinya jika manusia tumbuh tanpa benar-benar mengenal emosi? Pertanyaan inilah yang menjadi inti film Voyagers (2021), sebuah thriller fiksi ilmiah yang bukan hanya bicara tentang luar angkasa, tetapi juga tentang jiwa manusia-khususnya generasi muda yang dibesarkan dalam tekanan sistem dan ekspektasi besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disutradarai oleh Neil Burger, Voyagers mengambil latar masa depan ketika Bumi berada di ambang kehancuran. Demi kelangsungan umat manusia, para ilmuwan merancang misi ambisius: mengirim sekelompok anak-anak terpilih menuju planet lain yang diyakini layak huni. Anak-anak ini bukan sembarang anak. Mereka diseleksi secara genetis, dibesarkan sejak bayi di dalam pesawat luar angkasa, dan hidup dalam rutinitas super ketat.

Untuk memastikan misi berjalan sempurna, para kru muda ini diberi obat khusus yang berfungsi menekan emosi. Tujuannya sederhana: tidak ada konflik, tidak ada hasrat pribadi, dan tidak ada gangguan emosional. Semua demi rasionalitas dan keberhasilan misi.

ADVERTISEMENT

Namun, manusia bukan mesin.

Seiring bertambahnya usia, rasa ingin tahu mulai tumbuh. Ketika para remaja di pesawat mulai mempertanyakan aturan yang selama ini membelenggu mereka-termasuk fungsi obat yang mereka konsumsi setiap hari-retakan kecil dalam sistem pun muncul. Saat emosi akhirnya dilepaskan, yang terjadi bukanlah kebebasan yang indah, melainkan ledakan naluri dasar manusia: amarah, kecemburuan, dominasi, dan ketakutan.

Voyagers dengan tajam menunjukkan bagaimana emosi yang ditekan terlalu lama justru berubah menjadi kekuatan destruktif. Hubungan antar kru berubah drastis. Kepemimpinan diperebutkan. Kepercayaan runtuh. Misi penyelamatan umat manusia pun terancam gagal bukan karena faktor teknis, melainkan karena konflik batin dan relasi antarmanusia.

Menariknya, film ini terasa relevan dengan realitas generasi muda saat ini. Tekanan untuk "selalu ideal", tuntutan untuk patuh pada sistem, serta minimnya ruang untuk mengekspresikan emosi kerap menjadi bagian dari kehidupan modern. Voyagers seakan mengingatkan bahwa emosi-baik atau buruk-adalah bagian esensial dari kemanusiaan yang tidak bisa dihapus begitu saja.

Alih-alih menawarkan visual luar angkasa yang megah, Voyagers justru mengajak penonton menyelami ruang paling berbahaya: pikiran manusia itu sendiri. Film ini bukan sekadar kisah bertahan hidup di angkasa, melainkan refleksi tentang apa yang terjadi ketika manusia kehilangan kendali atas dirinya-atau justru ketika kontrol itu dilepaskan sepenuhnya.

Bagi penonton yang menyukai film dengan tema psikologis, relasi manusia, dan dilema moral, Voyagers bisa menjadi tontonan yang memancing banyak pertanyaan: apakah manusia benar-benar bisa hidup tanpa emosi? Dan jika tidak, bagaimana seharusnya kita berdamai dengannya?

Saksikan kisah 'Voyagers' selengkapnya di Bioskop Trans TV hari ini pada pukul 23.00 WIB.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads