Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Pangeran Harry Bersaksi, Klaim Meghan Markle Sengsara Selama di Kerajaan

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Kamis, 22 Jan 2026 17:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Britains Prince Harry and Meghan Markle, the Duke and Duchess of Sussex, attend the opening ceremony of the 2025 Invictus Games in Vancouver, Canada, Saturday, Feb. 8, 2025. (Aaron Chown/PA via AP)
Foto: AP/Aaron Chown
Jakarta -

Pangeran Harry kembali menjalani persidangan perihal gugatan terhadap Associated Newspapers Limited (ANL) karena diduga mengumpulkan informasi secara ilegal. Dalam sidang, adik Pangeran William ini bersaksi bahwa istrinya, Meghan Markle, mengalami 'kesengsaraan mutlak' selama menjalani kehidupan kerajaan.

Pria 41 tahun ini hadir di persidangan pada Rabu (21/02/2026) di Pengadilan Tinggi, di mana ia diinterogasi oleh pengacara ANL serta pengacaranya sendiri, David Sherborne. David mengakhiri pertanyaan dengan menanyakan kepada kliennya bagaimana proses persidangan tersebut berdampak pada perasaannya.

"Sungguh salah jika kami harus mengalami ini lagi, padahal yang kami inginkan hanyalah permintaan maaf dan pertanggungjawaban. Ini pengalaman yang mengerikan," jawab Duke of Sussex, seperti dikutip dari Page Six.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka terus mengejar saya. Mereka telah membuat hidup istri saya sangat sengsara, Yang Mulia," lanjutnya.

Saat memberikan kesaksian, Harry menyesalkan bahwa kasusnya melawan ANL terasa seperti "pengalaman traumatis yang berulang" dan "pengulangan masa lalu."

ADVERTISEMENT

"Saya tidak pernah percaya bahwa hidup saya menjadi sasaran empuk untuk dikomersialkan oleh orang-orang ini," katanya.

Ayah dua anak ini juga berbicara tentang hubungannya di masa lalu dengan Chelsy Davy, mengatakan bahwa campur tangan pers juga berdampak negatif padanya. Seperti diberitakan Hello! Magazine, Harry tampak terisak saat keluar dari ruang sidang.

Harry dipanggil untuk memberikan kesaksian lebih awal dari yang diperkirakan; dia seharusnya memberikan kesaksian pada Kamis, namun tim pengacara ANL menyelesaikan penyampaian argumen pembuka lebih cepat dari yang diperkirakan.

ANL merupakan induk perusahaan yang menaungi sejumlah media Inggris, termasuk Daily Mail dan Mail on Sunday. Kedua media tersebut dituding mengumpulkan informasi secara ilegal.

Liputan media yang intens - dan pengawasan ketat - seputar kehidupan Harry dan Meghan Markle merupakan salah satu alasan mereka mengundurkan diri dari posisi sebagai anggota keluarga kerajaan. Keduanya lalu pindah ke AS pada 2020.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads