Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Monica Lewinsky Ungkap Sisi Gelap Usai Skandal Selingkuh dengan Bill Clinton

Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 19 Jan 2026 17:31 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Monica Lewinsky at the 2025 Vanity Fair Oscar Party Hosted By Radhika Jones held at Wallis Annenberg Center for the Performing Arts on March 02, 2025 in Beverly Hills, California. (Photo by Christopher Polk/Variety via Getty Images)
Monica Lewinsky Foto: Christopher Polk/Variety via Getty Images
Jakarta -

Setelah 30 tahun berlalu skandal perselingkuhan antrara mantan presiden AS Bill Clinton dengan staf magang Gedung Putih Monica Lewinsky terjadi, kini wanita 52 tahun itu kembali mengungkap sisi gelap dari momen yang sempat menghebohkan di tahun 1998 itu.

Monica mengaku bahwa dia menanggung rasa malu yang mendalam. Diakuinya, bahwa skandal tersebut telah menyisakan trauma karena hujatan publik.

"Rasa malu itu menyiksa hidup, rasanya tidak tertahankan," kenang Monica dalam wawancara dengan The Times of London.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Monica mengaku bahwa dia hanyalah muda yang percaya diri dan sedang jatuh cinta. Meski hubungan gelap itu bersifat sukarela, perspektifnya kini telah berubah. Dengan kedewasaan dan prosen penyembuhan diri, wanita yang kini menjadi aktivis itu mendefinisikan ulang hubungan terlarang tersebut. Monica mengaku sebagai korban kekuasaan.

"Itu tidak berarti saya tidak membuat kesalahan, tidak membuat pilihan yang salah, bahwa perilaku saya tidak menyakiti orang lain. Tetapi, di intinya, itu adalah penyalahgunaan kekuasaan yang sangat besar," akunya.

ADVERTISEMENT
Monica Lewinsky at the 2025 Vanity Fair Oscar Party Hosted By Radhika Jones held at Wallis Annenberg Center for the Performing Arts on March 02, 2025 in Beverly Hills, California. (Photo by Christopher Polk/Variety via Getty Images)Monica Lewinsky di acara 2025 Vanity Fair Oscar Party (Photo by Christopher Polk/Variety via Getty Images) Foto: Christopher Polk/Variety via Getty Images

Baginya, jarak usia yang signifikan, posisi Clinton sebagai orang paling berkuasa di dunia, dan dinamika yang timbul menciptakan ketimpangan yang tak terbantahkan. Ia mengakui bahwa masuk ke dalam hubungan terlarang tersebut adalah tanggung jawabnya sendiri, namun juga menekankan bahwa struktur kekuasaan yang timpang itu menjadi akar persoalan. Momen yang benar-benar melukai Monica adalah saat Clinton menyangkalnya di hadapan publik.

"Saya tidak berhubungan seks dengan wanita itu," pernyataan Clinton kala itu.

Saat itulah, Monica dihadapkan dengan realita meyakitkan, di mana semua mata tertuju padanya dengan tatapan kebencian. Setelah tahun-tahun yang penuh pergulatan, Monica Lewinsky kini memilih untuk mengambil kendali.

Bill Clinton dan Monica Lewinsky tahun 1997. (William J Clinton Presidential Library)Bill Clinton dan Monica Lewinsky tahun 1997. (William J Clinton Presidential Library) Foto: Bill Clinton dan Monica Lewinsky tahun 1997. (William J Clinton Presidential Library)

Ia tidak lagi menjadi objek berita, tetapi menjadi pencerita. Langkah besarnya adalah dengan menjadi produser untuk serial FX 'Impeachment: American Crime Story,' yang menceritakan ulang skandal tersebut dari sudut pandang yang lebih empatik terhadap para wanita yang terlibat.

Kini, ia melangkah lebih jauh dengan meluncurkan podcast 'Reclaiming with Monica Lewinsky.' Di sini, Lewinsky tidak hanya berbagi kisahnya, tetapi juga mengeksplorasi bagaimana manusia pada umumnya bisa pulih, membangun kembali, dan menemukan diri mereka lagi setelah mengalami momen-momen pahit.

Dalam penampilannya di podcast 'Call Her Daddy,' Monica berefleksi tentang bagaimana seharusnya skandal itu ditangani. Monica melihat bahwa respon Clinton hanya untuk menyelamatkan dirinya sendiri.

"Respons paling etis akan adalah dia mengundurkan diri. Atau setidaknya, menghadapi situasi tanpa penipuan atau melemparkan kesalahan pada seseorang yang jauh lebih muda dan jauh kurang berkuasa," paparnya.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads