Monica Lewinsky Ungkap Sisi Gelap Usai Skandal Selingkuh dengan Bill Clinton
Setelah 30 tahun berlalu skandal perselingkuhan antrara mantan presiden AS Bill Clinton dengan staf magang Gedung Putih Monica Lewinsky terjadi, kini wanita 52 tahun itu kembali mengungkap sisi gelap dari momen yang sempat menghebohkan di tahun 1998 itu.
Monica mengaku bahwa dia menanggung rasa malu yang mendalam. Diakuinya, bahwa skandal tersebut telah menyisakan trauma karena hujatan publik.
"Rasa malu itu menyiksa hidup, rasanya tidak tertahankan," kenang Monica dalam wawancara dengan The Times of London.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Monica mengaku bahwa dia hanyalah muda yang percaya diri dan sedang jatuh cinta. Meski hubungan gelap itu bersifat sukarela, perspektifnya kini telah berubah. Dengan kedewasaan dan prosen penyembuhan diri, wanita yang kini menjadi aktivis itu mendefinisikan ulang hubungan terlarang tersebut. Monica mengaku sebagai korban kekuasaan.
"Itu tidak berarti saya tidak membuat kesalahan, tidak membuat pilihan yang salah, bahwa perilaku saya tidak menyakiti orang lain. Tetapi, di intinya, itu adalah penyalahgunaan kekuasaan yang sangat besar," akunya.
Monica Lewinsky di acara 2025 Vanity Fair Oscar Party (Photo by Christopher Polk/Variety via Getty Images) Foto: Christopher Polk/Variety via Getty Images |
Baginya, jarak usia yang signifikan, posisi Clinton sebagai orang paling berkuasa di dunia, dan dinamika yang timbul menciptakan ketimpangan yang tak terbantahkan. Ia mengakui bahwa masuk ke dalam hubungan terlarang tersebut adalah tanggung jawabnya sendiri, namun juga menekankan bahwa struktur kekuasaan yang timpang itu menjadi akar persoalan. Momen yang benar-benar melukai Monica adalah saat Clinton menyangkalnya di hadapan publik.
"Saya tidak berhubungan seks dengan wanita itu," pernyataan Clinton kala itu.
Saat itulah, Monica dihadapkan dengan realita meyakitkan, di mana semua mata tertuju padanya dengan tatapan kebencian. Setelah tahun-tahun yang penuh pergulatan, Monica Lewinsky kini memilih untuk mengambil kendali.
Bill Clinton dan Monica Lewinsky tahun 1997. (William J Clinton Presidential Library) Foto: Bill Clinton dan Monica Lewinsky tahun 1997. (William J Clinton Presidential Library) |
Ia tidak lagi menjadi objek berita, tetapi menjadi pencerita. Langkah besarnya adalah dengan menjadi produser untuk serial FX 'Impeachment: American Crime Story,' yang menceritakan ulang skandal tersebut dari sudut pandang yang lebih empatik terhadap para wanita yang terlibat.
Kini, ia melangkah lebih jauh dengan meluncurkan podcast 'Reclaiming with Monica Lewinsky.' Di sini, Lewinsky tidak hanya berbagi kisahnya, tetapi juga mengeksplorasi bagaimana manusia pada umumnya bisa pulih, membangun kembali, dan menemukan diri mereka lagi setelah mengalami momen-momen pahit.
Dalam penampilannya di podcast 'Call Her Daddy,' Monica berefleksi tentang bagaimana seharusnya skandal itu ditangani. Monica melihat bahwa respon Clinton hanya untuk menyelamatkan dirinya sendiri.
"Respons paling etis akan adalah dia mengundurkan diri. Atau setidaknya, menghadapi situasi tanpa penipuan atau melemparkan kesalahan pada seseorang yang jauh lebih muda dan jauh kurang berkuasa," paparnya.
(kik/kik)
Pakaian Wanita
Tote Bag Muat Laptop hingga 16 Inci! Bawa Banyak Barang Tetap Compact dengan Sena Bag
Kesehatan
Stop Pakai Sanitizer Sembarangan! Ini Pilihan Aman untuk Ibu dan Bayi
Kesehatan
Langkah Praktis Jaga Lingkungan Rumah Tetap Higienis Setiap Hari! Sanitizing Water Jadi Solusi Tepat
Kesehatan
Sering Pusing Saat Puasa Ramadan? Saatnya Pantau Tekanan Darah Sendiri dengan Tensimeter Pergelangan
15 Orang Paling Terkenal di 2025, Barack Obama Hingga Jungkook BTS
YouTuber Cantik Curhat Rasanya Dipacari Idola KPop, Penuh Tekanan Emosional
Kekecewaan Putri Inggris Terhadap Ayahnya yang Terlibat Skandal Seks Epstein
Kim Seon Ho Dihapus dari Iklan La Roche-Posay Usai Dugaan Penghindaran Pajak
Penampilan Topless Chappell Roan Jadi Kontroversi, Makeup Artist Buka Suara
Ramalan Zodiak 8 Februari: Leo Pertahankan Komunikasi, Virgo Introspeksi Diri
YouTuber Cantik Curhat Rasanya Dipacari Idola KPop, Penuh Tekanan Emosional
Alasan Makan Roti Gandum untuk Diet Lebih Sehat daripada Nasi Putih
Kekecewaan Putri Inggris Terhadap Ayahnya yang Terlibat Skandal Seks Epstein














































