Dianggap Aneh, Wanita Ini Mengurus 20 Boneka Bayi Layaknya Anak Sendiri
Wanita bernama Gina Kasoff jadi viral karena kehidupannya disebut berhalusinasi. Bagaimana tidak, Gina memiliki 20 boneka bayi yang diurus layaknya anak kecil yang hidup.
"Mereka disebut Reborn Dolls. Mereka dipahat dan dilukis dengan tangan oleh seniman berbakat di seluruh dunia. Saya mengoleksinya sejak 2020," ungkap wanita 40-an yang punya lima anak itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koleksinya adalah bayi-bayi tiruan yang sangat mirip manusia hingga kerap disalah sangka. Setiap boneka terbuat dari vinil dan silikon premium, dengan harga mulai dari Rp 30 juta hingga Rp 150 juta, tergantung seniman dan spesifikasi detailnya. Namun wanita yang dijuluki 'Ibu Boneka dari AS itu, bayi-bayi palsunya tak ternilai harganya.
Gina bahkan mengurus bonekanya tersebut layaknya anak sendiri. Dia menggantikan popok, memakai baju hingga menciptakan kepribadian dan suara unik di internet. Hari-harinya bersama boneka bayinya tersebut didokumentasikan di kanal YouTube-nya yang memicu hujatan.
Tak jarang Gina mendapatkan kritik bahwa gaya hidup fantasinya itu menyedihkan hingga disebut menyeramkan. Namun Gina tidak peduli karena lewat kontennya itu, Gina meraup penghasilan yang besar.
Wanita koleksi 20 boneka bayi Foto: dok. YouTube |
"Dalam 365 hari terakhir, saya menghasilkan lebih dari US$200.000 (sekitar Rp 3,3 miliar) dari YouTube," ungkapnya.
Serial viralnya di YouTube memperlihatkan aktivitas Gina bersama bonekanya, mulai dari konten rutinitas pagi, permainan peran sekolah, jalan-jalan ke Walmart, waktu mandi, hari sakit, dan perayaan hari raya bersama boneka-bonekanya. Kini dia telah mengumpulkan lebih dari 30.000 subscriber dan mulai menghasilkan uang hanya dua minggu setelah debutnya pada musim semi lalu.
"Saya sekarang menghasilkan lebih banyak uang daripada yang pernah saya dapatkan, bahkan lebih dari gabungan penghasilan saya dan suami sebelumnya. Dan semuanya berasal dari video boneka saya," ujar sang content creator itu.
Bermain dengan mainannya adalah kegiatan masa lalu yang dicintainya dan tak pernah ingin ia tinggalkan. Kini, Gina merasa bahwa ia bersama para pencinta boneka dewasa lainnya di seluruh dunia tidak seharusnya dipaksa untuk meninggalkannya.
"Maaf, tapi jika pria boleh terlibat dalam permainan anak-anak seperti main video game, mengapa wanita tidak boleh merangkul sisi keibuan mereka dan bermain boneka?" kata Gina.
Gina mengaku kontennya bersama boneka banyak memberikan manfaat. Reborn Dolls sebagai bentuk terapi untuk mengatasi duka karena kematian, keguguran, infertilitas, atau kesepian bagi orang dewasa. Sementara itu, bagi anak-anak yang melihat konten Gina mengurus noneka menjadi pelipur lara mereka yang kurangnya kasih sayang.
"Gadis-gadis kecil datang ke konten saya sebagai sumber hiburan dan kasih sayang," akunya.
(kik/kik)











































