Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kontroversi Influencer Giveaway Rolex Rp 370 Juta, Berujung Kacau & Dihujat

Tim Wolipop - wolipop
Minggu, 18 Jan 2026 21:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Bridgey Barbara
Bridgey Barbara Foto: dok. YouTube
Jakarta -

Sebuah undian berhadiah jam mewah Rolex yang digelar influencer TikTok Bridgey Barbara berujung kacau. Awalnya, ia menjanjikan kesempatan memenangkan Rolex GMT-Master senilai 16.350 poundsterling atau sekitar Rp 370 juta hanya dengan tiket seharga 1 poundsterling (Rp 22 ribu). Namun, rencana itu justru menjadi bumerang dan akhirnya dibatalkan.

Bridgey, yang memiliki hampir satu juta pengikut dan menyebut dirinya sebagai 'proud Irish traveller', mengumumkan undian tersebut pada November lalu. Ia memamerkan jam Rolex putih berdesain elegan dan mengatakan siapa pun bisa membeli tiket 1 poundsterling sebanyak-banyaknya untuk ikut undian.

Masalah muncul sebulan kemudian. Penjualan tiket jauh dari target. Dalam sebuah video, ibu empat anak itu mengaku kewalahan hingga menaikkan harga tiket menjadi 10 poundtserling.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejujurnya, saya tidak tahu apa yang saya hadapi. Dengan kecepatan seperti ini, saya bisa saja harus mengembalikan uang semua orang," ujarnya.

Rolex GMT-Master II, jam tangan yang dihadiahi untuk timnas RIIlustrasi jam tangan Rolex Foto: Dok. Rolex

Bridgey kemudian juga menerima hujatan yang menuding bahwa jam tangan tersebut palsu.

ADVERTISEMENT

"Jam ini seratus persen asli. Saya tidak mungkin mengundi jam yang tidak asli. Pemenangnya bahkan bisa memeriksanya ke toko perhiasan mana pun," kata Bridgey.

Meski begitu, total dana yang terkumpul hanya sekitar 4.000, poundsterling jauh dari harga jam. Alhasil, undian resmi dibatalkan karena tidak menutup biaya pembelian Rolex. Lewat Facebook, Bridgey mengakui kesalahannya.

"Saya jujur pada kalian semua. Ini undian pertama saya, dan kalau jujur, saya menggigit lebih besar dari yang mampu saya kunyah. Uang yang terkumpul tidak cukup, jadi undian ini tidak bisa dilanjutkan," tulisnya.

Ia memastikan semua peserta akan mendapat pengembalian dana penuh. Keputusan ini menuai beragam reaksi.

Sebagian pengikut bersimpati, bahkan ada yang menyarankan uangnya disumbangkan ke amal. Namun, tak sedikit pula yang menuduhnya melakukan penipuan. Menanggapi kritik keras, Bridgey membela diri.

"Orang bebas melabeli kreator dengan kata 'penipu' atau 'pembohong'. Tapi saat kami membela diri, kami justru disalahkan. Saya tetaplah manusia, seorang ibu, saudara, dan anak dengan perasaan," tulisnya.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads