Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kontroversi Pendeta di New York Umumkan Transisi Gender, Jemaat Terkejut

Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 03 Des 2025 18:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Pastor Reverend Phil Phaneuf
Pastor Reverend Phil Phaneuf Foto: dok. Facebook
Jakarta -

Pendeta di New York menggemparkan jemaatnya setelah mengumumkan bahwa dirinya sedang menjalani transisi gender. Pastor Reverend Phil Phaneuf kini akan menggunakan nama gender 'she/her'.

Pemuka agama 51 tahun itu, membagikan kabar tersebut saat ibadah Minggu di North Chili United Methodist Church (UMC).Mengenakan stola bermotif pelangi, ia berdiri di hadapan jemaat dan menyampaikan pengumuman yang disebutnya sebagai perjalanan kejujuran dirinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mengumumkan dengan sukacita bahwa saya sedang berproses dalam transisi. Saya menegaskan dan menyampaikan kepada Anda semua bahwa saya adalah transgender," ungkapnya yang langsung menuai kontroversi, seperti dikutip dari Daily Mail.

"Cara terbaik menjelaskannya adalah bahwa saya bukan sedang menjadi perempuan. Saya sedang berhenti berpura-pura menjadi laki-laki," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Phaneuf juga mengungkapkan bahwa nama barunya adalah Phillippa Faye Phaneuf, meski ia tetap ingin disapa Reverend Phil. Ia menegaskan tidak akan memaksa siapa pun untuk langsung menyesuaikan diri.

"Saya bukan polisi pronomina. Saya yakin tidak ada yang akan salah menyebut pronomina dengan niat buruk," ujarnya.

Pendeta yang telah melayani di North Chili UMC sejak 2019 ini menjelaskan bahwa perubahan yang terjadi hanyalah secara fisik, termasuk terapi hormon yang sudah ia jalani selama tiga bulan terakhir. Namun, ia menegaskan bahwa imannya tetap teguh.

"Komitmen saya kepada Yesus Kristus dan pelayanan tidak berubah," katanya.

Pengumuman tersebut mengejutkan jemaat dan warganet, setelah rekaman khotbahnya viral di media sosial. Meski begitu, Phaneuf mengatakan bahwa gereja UMC sepenuhnya mendukung keputusannya. Hal yang berbeda justru datang dari keluarganya.

Ia mengungkapkan bahwa orang tuanya menolak keputusan transisinya.

"Apakah orang tua saya menerima ini? Sama sekali tidak," Mereka mengirim pesan pagi ini dan meminta saya menyampaikan kepada Anda semua bahwa mereka tidak mendukung saya. Mereka memilih keyakinan mereka di atas mendukung anaknya sendiri," ungkapnya.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads