Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

G-Dragon Donasi Rp 1,82 M untuk Korban Kebakaran Apartemen di Hong Kong

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 29 Nov 2025 19:35 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

G-DRAGON 2025 WORLD TOUR [Übermensch] in JAKARTA di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2025).
G-Dragon. Foto: Dok. GALAXY CORPORATION
Jakarta -

Superstar K-pop G-Dragon turut berduka atas peristiwa kebakaran hebat yang menimpa kompleks apartemen di Hong Kong. Leader grup idol BIGBANG itu dilaporkan memberi donasi dalam jumlah besar untuk membantu para korban.

Bantuan sebesar HK$1 Juta atau sekitar Rp 1,82 miliar tersebut disalurkan melalui Support Fund for Wang Fuk Court di Tai Po, dana bantuan yang dibentuk oleh pemerintah Hong Kong untuk mendukung pemulihan pascabencana.

Seperti dilansir KBizoom, G-Dragon secara khusus meminta agar donasi tersebut difokuskan untuk mendukung para petugas pemadam kebakaran dan relawan yang terlibat langsung dalam operasi penyelamatan serta pemulihan lokasi. Donasi ini juga ditujukan untuk membantu pemulihan psikologis warga yang terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai ketua kehormatan Juspeace Foundation, G-Dragon dan organisasinya menyatakan akan terus bekerja sama dengan berbagai kelompok di Hong Kong. Terutama dalam memberikan dukungan psikologis bagi petugas pemadam kebakaran dan responden bencana.

Juspeace Foundation menjelaskan tujuan donasi tersebut dalam pernyataannya.

ADVERTISEMENT

"Kami berharap dapat menyampaikan pesan tentang 'pemulihan bersama' dari bencana serta menunjukkan semangat solidaritas yang melampaui batas negara. Melalui kekuatan seni, kami ingin membantu warga Hong Kong melewati trauma bencana ini dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari."

An injured firefighter boards an ambulance after being rescued from the scene of a major fire at Wang Fuk Court housing estate, in Tai Po, Hong Kong, China, November 27, 2025. REUTERS/Tyrone SiuKebakaran hebat di apartemen Hong Kong yang menewaskan 128 orang. REUTERS/Tyrone Siu Foto: REUTERS/Tyrone Siu

Sejak Juni tahun ini, yayasan tersebut telah menjalankan proyek terapi seni Hero Recovery untuk mendukung petugas pemadam kebakaran yang menangani bencana terkait perubahan iklim, termasuk juga kebakaran hutan.

Pada Rabu (26/11/2025), Kebakaran melanda kompleks perumahan Wang Fuk Court di distrik Tai Po, New Territories, Hong Kong. Kobaran api meluluhlantahkan 7 dari total 8 gedung tinggi di kompleks tersebut.

Seperti diberitakan Reuters, Hingga saat ini, jumlah korban tewas telah dikonfirmasi 128 orang. Namun masih banyak yang belum ditemukan: sekitar 200 orang dinyatakan hilang atau belum teridentifikasi.

Kebakaran ini disebut sebagai salah satu kebakaran paling mematikan di Hong Kong dalam beberapa dekade terakhir.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads