Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Viral Ariana Grande Diserang Fans Saat Premiere 'Wicked' di Singapura

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 14 Nov 2025 09:35 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ariana Grande arrives at the Oscars on Sunday, March 2, 2025, at the Dolby Theatre in Los Angeles. (Photo by Richard Shotwell/Invision/AP)
Foto: Richard Shotwell/Invision/AP/Richard Shotwell
Jakarta -

Sebuah insiden mengejutkan terjadi dalam premiere film 'Wicked: For Good'. Saat para pemain sedang berjalan di karpet kuning, tiba-tiba Ariana Grande 'disergap' seorang pria tak dikenal. Sontak hal tersebut membuat mereka sempat ketakutan. Jadi viral, banyak netizen mengecam perbuatannya.

Ariana Grande menyapa para penggemar dalam penayangan film terbaru Wicked di Singapura. Penyanyi sekaligus aktris tersebut terlihat cantik mengenakan bergaun off-shoulder biru dengan tata rambut elegan saat bergandengan tangan dengan Michelle Yeoh, Jeff Goldblum, dan sutradara John M. Chu.

Ketika itu, tiba-tiba saja seorang pria berbaju putih melompat dari barikade, berlari ke arah sang aktris, merangkulnya lalu bersorak. Dilakukan secara tiba-tiba, hal itu tentu membuat banyak orang syok dan khawatir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Instagram]

ADVERTISEMENT


Pelantun 'Problem' itu pun terlihat bingung dengan apa yang terjadi. Di momen tersebut, Cynthia langsung menghadang penyusup untuk melakukan hal-hal yang lebih tidak terduga. Wanita plontos berbaju hitam itu berusaha memisahkan pria iseng itu dari lawan mainnya. Begitu juga dengan tim sekuriti.

Sosok si penyusup sendiri tidak misterius. Pria yang menyebut dirinya sebagai 'pyjamamann' tersebut bahkan dengan bangga langsung mengunggah aksinya di Instagram. Ia tampak sudah berencana membuat 'kejutan' kepada Ariana.

"Dear Ariana, terima kasih sudah membiarkanku berlompat di karpet kuning denganmu," tulisnya dalam postingan.


Pria bernama asli Johnson Wen itu memang terkenal sering mengganggu berbagai acara selebriti, termasuk konser Katy Perry pada bulan Juni, pertunjukan The Weeknd pada bulan Agustus, bahkan Olimpiade Paris pada musim panas 2024.

Aksi Pyjama Man kali ini mendapat banyak kritik dari netizen. Selain mengagetkan, kondisi pelantun 'Side to Side' tersebut dikhawatirkan karena sebelumnya pernah mendapat serangan bom di konsernya sendiri yang menewaskan 19 orang pada 2017 di Manchester Arena, Inggris.

"Setelah semua trauma yang dialami Ari, ini sungguh tidak sopan. Bukan hanya untuknya, tapi juga untuk para pemain dan semua penggemar. Ini benar-benar menyebalkan. Seharusnya kamu malu," "Apa kamu bahagia sekarang? Apa mengganggu seleb membuatmu senang? Itu menyedihkan," "Man, ini tidak baik. Lihat betapa kamu membuatnya takut! Kau sudah memukulnya. Aku sungguh berharap kamu dituntut dan dilarang dari berbagai acara," tulis netizen di kolom komentarnya.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads