Penelitan: Cara Edit Foto Selfie Bisa Ungkap Seberapa Kaya Kamu!
Di era media sosial, hampir semua orang mungkin pernah mengedit foto sebelum diunggah. Entah hanya untuk mencerahkan warna kulit, memperhalus wajah, atau memperbesar mata agar terlihat lebih menarik. Tapi, tahukah kamu kalau cara seseorang mengedit foto selfie ternyata bisa menggambarkan kondisi ekonomi tempat mereka tinggal?
Melansir PsyPost, sebuah penelitian terbaru dari China menemukan bahwa intensitas seseorang mengedit wajah dalam selfie berhubungan dengan tingkat ekonomi daerah asalnya. Studi yang diterbitkan di jurnal Telematics and Informatics itu menganalisis puluhan ribu foto hasil editan pengguna di platform Rednote, media sosial populer di kalangan perempuan muda China. Hasilnya cukup mengejutkan, semakin miskin daerahnya, semakin ekstrem pula cara seseorang mengedit foto wajah mereka.
Peneliti dari Sichuan University dan Hong Kong Polytechnic University mempelajari sekitar 43.000 unggahan 'before-after' dan menyaringnya menjadi lebih dari 13.000 pasang foto berkualitas tinggi. Dengan teknologi pendeteksi wajah, mereka meneliti bagaimana pengguna mengubah bentuk mata, hidung, bibir, hingga warna kulit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari analisis tersebut, ditemukan pola yang konsisten. Ternyata banyak orang yang membuat wajah menjadi lebih sempit atau tirus, mata lebih besar, hidung lebih kecil, dan kulit lebih putih.
Menariknya, tren tersebut mengikuti konsep baby schema atau ciri khas wajah bayi, seperti mata besar, dahi tinggi, dan dagu kecil, yang dianggap imut dan menyenangkan. Penampilan seperti itu sering memberikan kesan hangat, lembut, dan mudah disukai, sehingga banyak pengguna media sosial berusaha meniru tampilan tersebut lewat editan digital.
Namun, hasil riset menunjukkan bahwa pengguna dari daerah dengan ekonomi rendah cenderung mengedit wajahnya lebih ekstrem. Mereka lebih banyak memperbesar mata dan memperhalus kulit untuk menciptakan kesan polos dan lebih menarik.
Sementara itu, pengguna dari daerah yang lebih makmur melakukan editan yang lebih ringan atau bahkan memilih tampil lebih natural. Hal ini mungkin karena mereka memiliki akses ke lingkungan sosial yang lebih beragam serta lebih percaya diri menampilkan keunikan diri.
Peneliti berpendapat bahwa di daerah kurang sejahtera, menampilkan wajah imut bisa menjadi strategi sosial untuk mendapatkan penerimaan atau menarik perhatian di dunia maya. Sebaliknya, di wilayah yang lebih kaya, keaslian dan penampilan yang natural dianggap lebih berkelas dan profesional. Perbedaan ini menunjukkan bahwa cara seseorang menampilkan diri di internet bukan hanya soal selera estetika, tapi juga mencerminkan nilai sosial dan ekonomi yang dimiliki.
Riset berjudul 'Achieving Your Best Self: How Socio-Economic Variation and Cultural Values Shape Digital Beauty Trends' tersebut membuktikan bahwa kecantikan digital tak lepas dari pengaruh budaya dan ekonomi. Di balik setiap filter dan editan selfie, tersimpan pengaruh tekanan sosial, keinginan untuk diterima, dan pencarian jati diri di dunia online.
(vio/vio)
Hobbies & Activities
Penggemar Gitar Akustik Perlu Coba! Donner DAG-1CE Bisa Jadi Gitar Andalanmu
Health & Beauty
Dilema Pilih Sunscreen untuk Kulit Sensitif? 2 Sunscreen Ini Bisa Jadi Pilihanmu
Hobbies & Activities
iReborn Treadmill Elektrik Paris: Biar Olahraga Jadi Lebih Praktis, Nyaman, dan Konsisten
Health & Beauty
Lip Care Goals! 3 Produk Andalan Untuk Bibir Halus dan Sehat Sepanjang Hari
Ayah Meghan Markle Sakit Keras, Kini Memohon Bisa Bertemu Putrinya
Most Pop: Gaya Verrell Bramasta Kunjungi Korban Banjir Sumatera Pakai Vest
Idol Cocona XG Umumkan Identitas sebagai Transmaskulin Nonbiner, Apa Artinya?
Jessica Alba Kapok Pernah Beradegan Tanpa Busana di Film, 'Sangat Memalukan'
Influencer Viral Nikah Setelah 14 Hari Kenal, Ending-nya Bisa Ditebak
5 Gaya Berani Katie Holmes Pakai Busana Lingerie di Musim Dingin
8 Foto Audi Marissa ke Seoul Tanpa Anak & Suami, Jalani Operasi Sedot Lemak
Ayah Meghan Markle Sakit Keras, Kini Memohon Bisa Bertemu Putrinya
Siapa Bonnie Blue? Bintang OnlyFans Kontroversial yang Ditangkap di Bali











































