Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Penampilan Sabrina Carpenter di SNL Tuai Kritik, Disebut Tak Peka Budaya Jepang

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Kamis, 23 Okt 2025 05:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ELMONT, NEW YORK - SEPTEMBER 07: Sabrina Carpenter attends the 2025 MTV Video Music Awards at UBS Arena on September 07, 2025 in Elmont, New York. (Photo by TheStewartofNY/Getty Images)
Sabrina Carpenter di Saturday Night Live. Foto: Tangkapan layar YouTube/Saturday Night Live
Jakarta -

Penampilan Sabrina Carpenter di Saturday Night Live (SNL), Sabtu (18/10/2025) lalu menuai kritik. Bernyanyi dengan mengusung konsep bertemakan Jepang, dia dan tim kreatif disebut tidak peka akan budaya negara lain.

Dalam episode terbaru SNL yang menjadi sorotan akhir pekan lalu, penyanyi 26 tahun itu tidak hanya menjadi pembawa acara, tetapi juga membawakan lagu 'Nobody's Son' dari album terbarunya, Man's Best Friend.

Untuk penampilan tersebut, Sabrina memilih konsep bertema Jepang dengan panggung bergaya dojo-tempat tradisional untuk berlatih seni bela diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sabrina tampak mengenakan atasan berpayet yang menyerupai kimono, dipadukan dengan stoking dan sepatu hak tinggi. Sementara itu, para penari latar memakai pakaian bela diri khas Jepang, namun tetap memakai sepatu.

Kritik datang dari penyanyi Rina Sawayama, musisi kelahiran Jepang yang kini berkarier di Inggris. Wanita yang dikenal lewat perannya di film 'John Wick: Chapter 4' ini mempersoalkan tatami yang jadi properti dalan tayangan tersebut.

ADVERTISEMENT

Melalui unggahan di Instagram, Rina menyampaikan kritiknya dengan nada halus namun tegas. "Cinta besar untuk Sabrina," tulisnya.

"Tapi untuk para seniman dan tim kreatif, kalau kita jelas-jelas mengacu pada budaya tertentu, tolong lakukan dengan riset, rasa hormat, dan kehati-hatian yang pantas," lanjutnya.

Sabrina Carpenter di Saturday Night Live.Sabrina Carpenter di Saturday Night Live. Foto: Tangkapan layar YouTube/Saturday Night Live

Rina juga menambahkan komentar yang menjadi sorotan publik.

"Memakai sepatu di atas tatami itu artinya bisa dihukum penjara" tulisnya lagi, mengacu pada adegan di mana para penari Sabrina tampil di atas tatami-tikar tradisional Jepang yang biasanya dibuat dari jerami padi.

Dalam budaya Jepang, tatami dianggap sakral dan hanya digunakan di ruang-ruang khusus seperti tempat ibadah atau ruangan upacara. Tatami juga kerap Digunakan dalam dojo untuk latihan dan kompetisi seni bela diri seperti judo.

Sabrina Carpenter di Saturday Night Live.Sabrina Carpenter di Saturday Night Live. Foto: Tangkapan layar YouTube/Saturday Night Live

Bagi orang Jepang, memakai sepatu di atas tatami dianggap tidak sopan. Hingga kini, pihak Sabrina maupun SNL belum memberikan tanggapan resmi.

Kritik terhadap penggunaan elemen budaya Jepang tanpa pemahaman mendalam bukan hal baru di dunia hiburan. Sebelumnya, Madonna juga pernah menuai kontroversi karena mengenakan kimono di video musik Nothing Really Matters (1998), sementara Katy Perry dikritik karena tampil dengan kimono di ajang American Music Awards tahun 2013.

Penyanyi Gwen Stefani pun sempat dituduh melakukan apropriasi budaya saat mengadaptasi gaya Harajuku untuk album solonya Love. Angel. Music. Baby. pada 2004

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads