Penampilan Sabrina Carpenter di SNL Tuai Kritik, Disebut Tak Peka Budaya Jepang
Penampilan Sabrina Carpenter di Saturday Night Live (SNL), Sabtu (18/10/2025) lalu menuai kritik. Bernyanyi dengan mengusung konsep bertemakan Jepang, dia dan tim kreatif disebut tidak peka akan budaya negara lain.
Dalam episode terbaru SNL yang menjadi sorotan akhir pekan lalu, penyanyi 26 tahun itu tidak hanya menjadi pembawa acara, tetapi juga membawakan lagu 'Nobody's Son' dari album terbarunya, Man's Best Friend.
Untuk penampilan tersebut, Sabrina memilih konsep bertema Jepang dengan panggung bergaya dojo-tempat tradisional untuk berlatih seni bela diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sabrina tampak mengenakan atasan berpayet yang menyerupai kimono, dipadukan dengan stoking dan sepatu hak tinggi. Sementara itu, para penari latar memakai pakaian bela diri khas Jepang, namun tetap memakai sepatu.
Kritik datang dari penyanyi Rina Sawayama, musisi kelahiran Jepang yang kini berkarier di Inggris. Wanita yang dikenal lewat perannya di film 'John Wick: Chapter 4' ini mempersoalkan tatami yang jadi properti dalan tayangan tersebut.
Melalui unggahan di Instagram, Rina menyampaikan kritiknya dengan nada halus namun tegas. "Cinta besar untuk Sabrina," tulisnya.
"Tapi untuk para seniman dan tim kreatif, kalau kita jelas-jelas mengacu pada budaya tertentu, tolong lakukan dengan riset, rasa hormat, dan kehati-hatian yang pantas," lanjutnya.
Sabrina Carpenter di Saturday Night Live. Foto: Tangkapan layar YouTube/Saturday Night Live |
Rina juga menambahkan komentar yang menjadi sorotan publik.
"Memakai sepatu di atas tatami itu artinya bisa dihukum penjara" tulisnya lagi, mengacu pada adegan di mana para penari Sabrina tampil di atas tatami-tikar tradisional Jepang yang biasanya dibuat dari jerami padi.
Dalam budaya Jepang, tatami dianggap sakral dan hanya digunakan di ruang-ruang khusus seperti tempat ibadah atau ruangan upacara. Tatami juga kerap Digunakan dalam dojo untuk latihan dan kompetisi seni bela diri seperti judo.
Sabrina Carpenter di Saturday Night Live. Foto: Tangkapan layar YouTube/Saturday Night Live |
Bagi orang Jepang, memakai sepatu di atas tatami dianggap tidak sopan. Hingga kini, pihak Sabrina maupun SNL belum memberikan tanggapan resmi.
Kritik terhadap penggunaan elemen budaya Jepang tanpa pemahaman mendalam bukan hal baru di dunia hiburan. Sebelumnya, Madonna juga pernah menuai kontroversi karena mengenakan kimono di video musik Nothing Really Matters (1998), sementara Katy Perry dikritik karena tampil dengan kimono di ajang American Music Awards tahun 2013.
Penyanyi Gwen Stefani pun sempat dituduh melakukan apropriasi budaya saat mengadaptasi gaya Harajuku untuk album solonya Love. Angel. Music. Baby. pada 2004
(hst/hst)
Hobbies & Activities
4 Novel Ini Menggugah Rasa dan Pikiran, Layak Dibaca Sekali Seumur Hidup
Elektronik & Gadget
KiiP Wireless EW56: Power Bank Magnetik yang Bikin Hidup Lebih Praktis
Home & Living
Tidak Perlu Repot Bawa Setrika Besar! Setrika Ini Harus Kamu Bawa saat Traveling
Health & Beauty
Bulu Mata Lentik Instan Tanpa Ribet! Cek 3 Produk Ini, Praktis untuk Pemula
Lay EXO Minta Maaf Batal Ikut Fan Meeting, Ini Alasannya Pulang ke Cina
Momen Haru Taeyong NCT Pulang Wajib Militer, Disambut Pelukan Ayah Ibunya
Han So Hee & Jeon Jong Seo Bintangi Project Y, Tayang di Bioskop Mulai 2026
Lay Mendadak Absen, EXO Lanjutkan Fan Meeting dengan Lima Personel
Miley Cyrus Ngaku Fobia Kertas, Sampai Ingin Muntah
7 Gaya Davina Karamoy Saat Olahraga, Kini Ramai Jadi Sorotan
7 Potret Na Daehoon Setelah Cerai dari Julia, Oppa Korea Jadi Mas-mas Jawa
Lay EXO Minta Maaf Batal Ikut Fan Meeting, Ini Alasannya Pulang ke Cina
6 Zodiak yang Paling Jago Menyembunyikan Perasaan, Terlihat Baik-Baik Saja













































