Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Viral Momen Finalis Ratu Kecantikan Salah Dengar, Canggung Saat Maju ke Depan

Rahmi Anjani - wolipop
Rabu, 22 Okt 2025 21:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Isamar Herrera Miss Panama Grand International
Foto: Dok. Internet
Jakarta -

Kesalahan kerap terjadi dalam ajang ratu kecantikan. Baru-baru ini sebuah kesalahpahaman membuat seorang finalis menanggung malu saat malam final. Insiden tersebut menimpa Isamar Herrera yang merasa namanya dipanggil ketika kontestan terpilih dibacakan. Sayangnya, Isamar bukan yang dimaksud pembawa acara.

Isamar Herrera mewakili Panama di Miss Grand International, kontes kecantikan yang baru-baru ini berlangsung di Thailand. Pada malam penobatan, wanita itu menunggu namanya dipanggil bersama 76 kontestan lain dari seluruh dunia. Saat presenter memanggil nama negara yang masuk 22 besar, Isamar melangkah ke depan.

Namun ketika maju ke depan panggung, suasana malah menjadi sunyi. Para penonton dan sesama kontestan pun menyadari bahwa Isamar bukan finalis yang terpilih. Bukan Panama, pembawa acara ternyata menyebut Paraguay.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Aaah, maaf, saya mengumumkan Miss Grand Paraguay. Banyak sekali kebisingan di aula ini, penuh sesak dengan penggemar dari seluruh dunia," kata presenter yang memahami insiden itu.

Menyadari kesalahannya, Isamar kemudian kembali ke tempatnya dengan canggung selagi kontestan terpilih, Cecilia Romero dari Paraguay, bergantian maju ke panggung untuk merayakan pencapaiannya.

Insiden memalukan jadi itu viral di media sosial. Tapi daripada mengkritik banyak justru membanjiri Isamar dengan dukungan. "Panama, Kanada, Paraguay, kedengarannya mirip, jangan dikecam," "Mungkin dia tidak begitu mengerti karena kendala bahasa,"

"Menyakitkan untuk ditonton. Semoga dia bisa melupakannya," "Kamu kandidat yang baik, selalu tampil sempurna, dan kamu pantas mendapatkan klasifikasi itu. Aku yakin hal-hal yang lebih baik akan terjadi dalam hidupmu," "Kasihan dia, andai saja ada yang memberitahunya sebelum dia sampai di depan," tulis netizen.


Untungnya, Isamar sendiri mampu menghadapi kejadian buruk itu dengan tenang. Ia mengakui kesalahannya dan merasa itu wajar terjadi. "Itu adalah kesalahanku, karena aku mendengar Panama. Hal yang sama terjadi pada Miss Kanada, yang mengira ia mendengar Kanada. Siaran langsung memang seperti ini, dan ketika kamu tidak di depan kamera, rasanya sangat berbeda," kata Isamar dilnsir Dia a Dia.

"Aku mendengar nama Panama, dan aku bereaksi secara alami. Ketika aku melihat kamera mendekat, ku pikir itu aku. Dan ya, itu terjadi, ternyata bukan apa-apa. Hal-hal seperti ini memang terjadi. Itu sebuah kesalahan dan ini adalah kompetisi. Kita harus tahu bagaimana caranya kalah dan mengakui kemenangan orang lain," jelasnya.

Miss Grand International akhirnya dijuarai oleh Emma Tiglao dari Filipina. Para pemenang lainnya adalah Sarunrat Puagpipat dari Thailand sebagai runner-up pertama, Aitana Jiménez dari Spanyol sebagai runner-up kedua, Faith Porter dari Ghana sebagai runner-up ketiga, jug Nariman Battikha dari Venezuela sebagai runner-up keempat.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads