Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kisah Model Sakit Kanker Ditolak Tampil di Victoria's Secret Fashion Show

Rahmi Anjani - wolipop
Minggu, 19 Okt 2025 18:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Bianca Balti
Foto: dok. Instagram @biancabalti
Jakarta -

Victoria's Secret (VS) Fashion Show sukses menuai atensi berkat deretan supermodel yang memeriahkan gelaran tahun ini. Sayangnya Bianca Balti harus absen dari parade lingerie akbar tersebut setelah diketahui mengidap penyakit kanker. Bianca sendiri mengaku sebenarnya sudah menawarkan diri untuk berpartisipasi tapi ditolak pihak VS.

Bianca adalah model yang.didiagnosis kanker ovarium tahun lalu. Wanita 40 tahun itu juga telah menjalani mastektomi ganda preventif pada 2022 setelah tahu dirinya membawa gen BRCA1. Dalam sebuah esai yang dipublikasi di Substack, Balti mengungkap kisahnya yang tahun ini ditolak tampil di acara VS.

Sebelumnya model Italia ini memang pernah jadi 'angel' Victoria's Secret bersama Gisele Bündchen dan Adriana Lima. Tahun ini ia berusaha menghubungi para eksekutif perusahaan secara langsung dengan harapan dapat mewakili wanita yang berjuang melawan penyakit sekaligus merayakan kecantikan dan kepercayaan diri setelah perawatan medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam tulisan berjudul 'I Asked Victoria's Secret to Let Me Walk', ia berharap momen dirinya tampil di sana bisa melambangkan kekuatan dan kegigihan bagi wanita yang berjuang melawan kanker, seperti dirinya.

ADVERTISEMENT

[Gambas:Instagram]


"Aku menghubungi Victoria's Secret dan menawarkan diri untuk berjalan di Fashion Show tahun ini. Aku mewakili setiap wanita yang menghadapi kanker dan tetap berani merasa cantik,"

"Hidup tidak menuliskan momen-momen yang selaras seperti ini secara kebetulan. Pada 14 Oktober, aku merayakan satu tahun sejak sesi kemoterapi pertamaku. Pada 15 Oktober, peragaan busana kalian kembali pada Bulan Peduli Kanker Payudara," tulisnya.

Wanita yang pertama kali berjalan untuk VS pada 2005 itu terinspirasi untuk tampil lagi karena melihat generasi baru, seperti Precious Lee, Ashley Graham, juga model transgender dan plus-size lain yang dianggap membentuk kembali standar kecantikan dari brand tersebut.

"Representasi juga bukan pilihan bagiku. Aku bukan yang termuda, paling berlekuk, atau paling bugar. Tapi aku kuat, berani, dan bersemangat dan aku masih sangat seksi. Aku bangga dengan bekas lukaku dan memamerkan rambutku yang baru tumbuh dengan bangga,' lanjutnya.

Bianca mengungkap keinginannya berjalan bukan untuk mengembalikan kariernya tetapi mewakili jutaan wanita yang harga dirinya telah diuji oleh penyakit.

"Dengan aku berada di panggung peragaan busana itu bukan hanya impian pribadi yang terwujud, itu akan mengirimkan pesan bahwa 'Hidup terus berjalan di tengah kesulitan. Kamu tidak kehilangan jati diri. Kamu utuh. Kamu seksi. Kamu tak terhentikan,'"

Namun sayangnya niat baik Bianca belum bisa diwujudkan VS tahun ini. Dikatakan jika pihak brand pakaian dalam itu menolak proposalnya dengan halus.

"Terima kasih banyak, tapi tahun ini tidak bisa. Dan itu tidak apa-apa. Acaranya sudah memilih (model-model yang berpartisipasi," ujar perwakilan brand.

Untungnya Bianca tidak merasa kesal malah bangga karena telah mencoba. "Aku mengambil langkah berani ini karena sejak aku sakit, aku merasa bertanggung jawab untuk membawa harapan bagi wanita penderita kanker dan semua orang yang belajar untuk hidup kembali setelah masa sulit,"

"Kanker mengajari aku bahwa hidup terlalu singkat untuk tidak mencoba dan bahwa mencoba tidak akan pernah membunuhmu," kata Bianca.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads