Setelah mundur dari anggota senior keluarga kerajaan Inggris, Meghan Markle membuat podcast 'Archetypes' untuk Spotify. Namun awal bulan ini, Meghan dan Pangeran Harry mengumumkan berpisah dari platform audio tersebut.
Meghan Markle disebut tidak memiliki bakat untuk membuat podcast. Komentar terang-terangan tersebut diucapkan oleh pakar bakat dan pendiri United Talent Agency Jeremy Zimmer.
"Ternyata Meghan Markle bukanlah pemilik bakat audio yang hebat, atau bakat apapun," ucap Jeremy, seperti dikutip dari Mirror.
"Dan, hanya karena kamu terkenal bukan berarti kamu hebat," sindir Jeremy.
Komentar tersebut dibuat setelah agensi bakat WME mengungkapkan bahwa dia telah membimbing Meghan sejak April. Agensi tersebut juga mengembangkan konten yang disukai oleh Duchess of Sussex tersebut.
"Tim di balik Archetypes tetap bangga dengan podcast yang mereka buat di Spotify. Meghan terus mengembangkan lebih banyak konten untuk audien Archetypes di platform lain," ungkap pihak WME kepada Wall Street Journal.
Pernyataan tersebut dikeluarkan sebelum kedua perusahaan (Spotify dan Archewell Audio sepakat untuk berpisah. Kabarnya, Meghan dan Pangeran Harry dinilai kurang produktif dalam membuat konten podcast sehingga kontrak mereka tidak berjalan dengan baik.
Meghan telah membawakan 12 episode podcast di platform audio tersebut dengan beragam tamu dari industri lifestyle Hollywood seperti Mindy Kaling, Mariah Carey hingga petenis Serena Williams. Sementara Taylor Swift disebut-sebut menolak menjadi tamu di podcast tersebut.
Seperti dilaporkan oleh The Wall Street Journal, Meghan menulis surat pribadi untuk mengundang Taylor Swift. Namun tampaknya wawancara tersebut tidak akan pernah terjadi karena perwakilan Taylor menyebut bahwa sang penyanyi tidak berkenan hadir.
Simak Video "Video Tim Kerja Favorit Meghan Markle: Punya Banyak Sudut Pandang "
(kik/kik)