Taeyeon SNSD Jadi Korban Penipuan Real Estate, Beli Tanah Rp 13,3 M

R Chairini Putong - wolipop Kamis, 28 Okt 2021 15:15 WIB
Taeyeon Taeyeon SNSD. Foto: dok. Instagram taeyeon_ss
Jakarta -

Taeyeon SNSD dikabarkan menjadi korban penipuan real estate bernilai 250 miliar won (atau sekitar Rp 3 triliun). Pelantun lagu 'Fine' itu mengalami kerugian sebesar 1,10 miliar won (atau sekitar Rp 13,3 miliar).

Menurut laporan eksklusif Tenasia, Taeyeon SNSD membeli tanah di distrik Hanam, provinsi pada 2019 seharga 1,10 miliar won. Namun, tanah yang dia beli berada di daerah pegunungan yang tidak layak untuk pembangunan rumah, kecuali untuk kegunaan militer atau tempat umum.

Pasalnya, tanah yang dibeli Taeyeon SNSD termasuk daerah gunung konservasi yang terikat di bawah Undang Undang Konservasi Hutan. Tanah itu pun hampir tidak mungkin dikembangkan karena akan dilestarikan.

Perusahaan real estate yang menipu Taeyeon SNSD membeli tanah tersebut seharga 400 juta won (atau sekitar Rp 4,8 miliar). Dan tiga bulan kemudian, mereka menjualnya kepada Taeyeon SNSD seharga 1,10 miliar won (atau sekitar Rp 13,3 miliar).

Polisi percaya bahwa perusahaan real estate itu membagi tanah menjadi beberapa area dan menjualnya ke lebih dari 3.000 orang, termasuk Taeyeon SNSD. Mereka menipu pembeli dengan mengatakan mereka punya informasi orang dalam developer terkait tanah baru yang akan dikembangkan.

Perusahaan real estate itu bahkan beriklan di televisi. Salah seorang komedian terkenal dari stasiun televisi KBS tergabung dalam tim penjualannya. Komedian itu memprakarsai penipuan untuk mendorong orang kaya melakukan investasi.

Agensi Taeyeon SNSD, SM Entertainment menolak untuk memberikan komentar perihal kabar ini. Mereka menilai masalah ini terkait dengan aset pribadi artisnya.

"Sulit bagi agensi untuk memahami masalah ini karena ini terkait dengan aset pribadi artis," demikian pernyataan agensi Taeyeon SNSD, seperti dilansir dari Allkpop.



Simak Video "Pangeran Harry Takut Bawa Anak-anaknya ke Inggris, Ada Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(rcp/rcp)