Samakan Istri dengan Mobil, Kiwil Dituding Lakukan Kekerasan Psikis Wanita

Gresnia Arela Febriani - wolipop Selasa, 19 Okt 2021 06:00 WIB
Kiwil dan Rohimah saat menghadiri sidang ikrar cerai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu, (10/2/2021). Foto pelawak Kiwil. Foto: Palevi/detikcom.
Jakarta -

Kiwil menjadi bahan perbincangan publik karena pernyataannya yang menyamakan wanita dengan mobil. Kiwil mengungkapkan hal tersebut dalam program acara Rumpi Transtv.

Feni Rose memberikan pertanyaan mengapa Kiwil memilih memiliki istri lebih dari satu. "Sebenarnya nggak berat bagi gue, karena gue kan nggak pernah menceraikan istri gue. Mereka yang menceraikan gue," ujar Kiwil dalam penggalan video yang viral di media sosial.

"Artinya (pernikahan Kiwil) tidak berhasil?" tanya Feni Rose.

Mendengar pertanyaan Feni Rose, Kiwil menyangkal. "Merekanya yang tidak berhasil. Kalau mereka masih bertahan, terima, susah, senang terima, yang pasti lo punya laki tanggung jawab. Cuma permasalahannya nggak mau menerima itu," ujarnya.

Mendengar jawaban Kiwil, Feni Rose pun kemudian bertanya kembali, "Kenapa mas Kiwil nggak bisa menerima istri satu, kenapa harus ada satu lagi?"

Terdesak dengan pertanyaan Feni Rose, Kiwil pun kemudian menganalogikan istri dengan mobil. Menurutnya, seseorang pasti menginginkan lebih dari satu mobil. Hal itu kemudian dibantah oleh Feni Rose yang mengatakan bisa saja seseorang puas dengan satu mobil.

"Mobil, mau nggak dikasih mobil satu? Ah bullshit ah, besok punya mobil ini, mau usaha ini," balas Kiwil lagi.

Feni Rose pun lalu kembali menanyakan, "Kenapa analoginya benda?"

Sayangnya, Kiwil menyanggah pertanyaan Feni Rose dengan jawaban yang tidak menjawab. "Karena harus punya pilihan, gue nggak pernah nolak, gue dapetin dia nih (menunjuk istrinya), apa yang gue rasa gue harus dapetin. Gue udah punya mobil ini, mobil ini, tapi yang gue cari nggak ada," ucap pelawak yang bernama lengkap Wildan Delta itu.

Kritik Komnas Perempuan Pada Kiwil

Pernyataan Kiwil yang menyamakan istri dengan mobil ini viral di media sosial. Banyak netizen yang menghujatnya karena Kiwil menyamakan istri dengan benda. Kritikan juga datang dari Komisioner Subkom Pemantauan Komnas Perempuan, Siti Aminah Tardi.

Aminah mengatakan jika tayangan talkshow tersebut memperlihatkan dan membuktikan bahwa perkawinan poligami adalah salah satu bentuk kekerasan berbasis gender terhadap perempuan, khususnya kekerasan psikis.

"Poligami menjadi salah satu penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dalam bentuk lain baik kekerasan fisik, psikis, seksual maupun penelantaran," ungkap Siti ketika dihubungi Wolipop.

Dalam catatan tahunan (Catahu) Komnas Perempuan 2021 terungkap Kekerasan Terhadap Isteri (KTI) mencapai 3.221 kasus atau 50% dari keseluruhan kasus di ranah KDRT/RP.

"Hal ini biasanya dipicu poligami dilakukan dengan cara berbohong, yaitu selingkuh dan menikah terlebih dahulu dengan isteri lain dan baru kemudian diketahui oleh isteri-isteri lainnya, atau memanipulasi status perkawinan, seperti mengaku sudah bercerai," jelasnya.

Poligami juga menjadi salah satu alasan gugat cerai yang diajukan oleh istri. Hal ini dapat dilihat dari data Badan Pengadilan Agama (Badilag) sebagai berikut:

Catatan Tahunan (Catahu) Komnas Perempuan.Catatan Tahunan (Catahu) Komnas Perempuan. Foto: Dok/Komnas Perempuan.


Kiwil Analogikan Istri dengan Mobil

Menurut Aminah soal Kiwil yang menganalogikan istri dengan mobil juga merupakan kekerasan verbal dan simbolik terhadap posisi perempuan dalam relasi suami-istri.

"Istri dianggap sebagai 'milik' yang harus memberikan kepuasan terhadap pemiliknya, nampak dari ujaran-ujaran 'saya punya', 'cukup taat pada suami' dan lainnya," lanjut Aminah.

Ketika diajukannya gugatan cerai oleh istri dalam perkawinan poligami ditegaskan Aminah bukanlah kegagalan perempuan. Dan tidak diajukannya cerai talak oleh suami bukan kesuksesan perkawinan poligami. Istri yang mengajukan gugatan cerai adalah upaya untuk memutus siklus kekerasan rumah tangga yang dialaminya.

(gaf/eny)