Gara-gara Ini Perang Dingin Pangeran Harry & Pangeran William Berlanjut

Tim Wolipop - wolipop Minggu, 17 Okt 2021 15:47 WIB
LONDON, ENGLAND - JULY 01: Prince Harry, Duke of Sussex and Prince William, Duke of Cambridge speak with garden designer Pip Morrison, during the unveiling of a statue they commissioned of their mother Diana, Princess of Wales, in the Sunken Garden at Kensington Palace, on what would have been her 60th birthday on July 1, 2021 in London, England. Today would have been the 60th birthday of Princess Diana, who died in 1997. At a ceremony here today, her sons Prince William and Prince Harry, the Duke of Cambridge and the Duke of Sussex respectively, will unveil a statue in her memory. (Photo by Dominic Lipinski - WPA Pool/Getty Images) Foto: Getty Images/WPA Pool
Jakarta -

Tampaknya hubungan Pangeran Harry dan Pangeran William belum bisa melunak. Ada kabar kurang menyenangkan yang baru-baru ini diterima oleh Pangeran Harry dan Meghan Markle

Acara pembaptisan biasanya menjadi momen yang menyenangkan bagi pihak keluarga, namun tampaknya momen tersebut bisa membuat Pangeran Harry dan Meghan Markle kembali membuat perang dingin terhadap keluarga kerajaan Inggris. Lantaran, menurut sumber putri kedua Harry dan Meghan tidak diizinkan melakukan pembaptisan di Istana Windsor, Inggris.

Seperti dikutip dari The Daily Beast, Pangeran Harry dan Meghan Markle kabarnya kecewa setelah salah satu reporter Camila Tominey melaporkan di Daily Telegraph bahwa bayi Lilibet tidak akan dibaptis di Inggris. Reporter tersebut kabarnya mengetahui kabar ini langsung dari pihak istana.

Dia mengatakan bahwa sumber istana mengatakan padanya, "tidak akan ada pembaptisan di Inggris. Itu tidak akan terjadi." Sumber istana lainnya menyebut, "sangat tidak mungkin bayi Lilibet akan dibaptis di Windsor seperti kakaknya (Archie)."

Desas-desus tersebut kabarnya telah membuat keluarga Sussex kecewa. Hal ini bisa membuat hubungan kedua belah pihak, antara kerajaan dan keluarga Pangeran Harry semakin merenggang.

Penggemar Pangeran Harry dan Meghan Markle melihat kesediaan mereka untuk melakukan pembaptisan di Inggris dengan nenek buyutnya sebagai tanda keterbukaan mereka untuk berdamai dengan keluarga. Sementara, haters melihat dari sudut pandang yang berbeda.

Sejumlah pihak melihat pembaptisan ini sebagai taktik politik Pangeran Harry dan Meghan Markle untuk mengasosiasikan kembali diri mereka dan anak mereka dengan label kerajaan yang untuk tenar dan kekayaan mereka.

Pada September tersiar kabar bahwa pembaptisan Lilibet di Inggris terancam gagal. Jurnalis dan pengamat kerajaan Inggris Neil Sean mengatakan bahwa Pangeran William keberatan dengan hal itu.

"Ada satu orang yang biasanya memutuskan banyak hal, dan soal ini dia tidak berselera, dan orangnya sejauh adalah dia yang tidak mau berbaikan dengan saudaranya," begitu petunjuk Neil yang mengarah kepada Pangeran William.



Simak Video "Pangeran Harry Sebut 'Megxit' Sebagai Ujaran Kebencian untuk Meghan"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)