Dikta Kena Body Shaming, Ini Jawabannya Dibilang Pakai Narkoba Hingga Dekil

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 26 Sep 2021 11:00 WIB
dikta Foto: Instagram @dikta
Jakarta -

Dikta baru-baru ini menuliskan pesan panjang lebar dalam postingan di Instagram yang menjelaskan soal perubahan penampilannya. Vokalis Yovie & Nuno itu secara terang-terangan 'memanggil' orang-orang yang sering mengomentari perubahan fisiknya belakangan. Dikta menulis dirinya dibilang pakai narkoba hingga dekil oleh netizen.

"Kurus dibilang narkoba. Kulit iteman dibilang dekil ga keurus. Gondrong dibilang kayak orang sakit. Endingnya 'nikah gih biar ada yang ngurus'" tulis pemilik nama lengkap Pradikta Wicaksono tersebut.

Karena banyaknya komentar kurang menyenangkan seperti tiu, Dikta pun menjelaskan alasan di balik perkataan-perkataan netizen. Pria 35 tahun itu mengatakan bahwa ia memang sengaja membuatnya tubuhnya lebih kurus dan karena olahraga freedive.

diktadikta Foto: Instagram @dikta

"Kenapa bisa kurus? Gue kasih satu ya alasannya karena freedive itu olahraga anaerobik yang kalorinya lebih banyak kebakar dibanding olahraga biasa. Dan gue freedive seminggu bisa 3-4 kali. Jadi ya udah pasti gue kurus,"

"Tapi kurusnya gue ya gue suka, orang-orang sekeliling gue suka-suka aja, emak gue suka-suka aja, jadi jangan karena sampean kerjaannya di rumah aja nonton acara gosip, buka akun gosip, terus makan kuaci terus badan sampean membludak terus sampean males olahraga, terus sampean judge semua orang kurus itu narkoba dong," lanjut mantan pacar chef Renatta ini.

Pria yang sering dikabarkan dekat dengan Enzy Storia ini menekankan bahwa ia tidak mungkin pakai narkoba. "Listrik di rumah gue naik aja gw udah mau muntah asem lambung apalagi buat beli narkoba. Ok? Ngerti dong ya," ungkap Dikta.

diktapenampilan Dikta sebelumnya Foto: Instagram @dikta

Selain body shaming tubuhnya yang kini lebih kurus, Dikta juga banyak dikomentari karena warna kulit yang menggelap. Ia lalu menjelaskan hal tersebut disebabkan karena aktivitas outdoor. Dikta mengatakan jika meski kini kulitnya kini sawo matang, itu tidak membuatnya jadi orang yang berbeda.

"Kalo sampean standard pikiran manusia yang oke itu putih, walaupun mungkin sampean juga beladus juga bentukannya tapi karena sampean bebas nulis apa aja di sosmed, mungkin sampean harus belajar lebih lagi, bergaul lagi sama orang banyak,"

Ternyata banyak pula netizen yang kurang suka dengan rambut gondrongnya. Mengenai ini, Dikta mengaku hanya ingin mengubah penampilan. "Gue gondrong karena gue bosen rambut pendek terus terus kalau gue gondrong emang gue mau nyopet sampean? Gue mau nagih utang pinjol sampean? Kan nggak," ungkap Dikta.

(ami/ami)