Kasihan, Kisah Wanita yang Sudah 1.000 Kali Gagal Tes Nyetir Selama 30 Tahun

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 27 Agu 2021 12:00 WIB
Young woman with hands on eyes sitting depressed in car Foto: Getty Images/iStockphoto/Martinan
Jakarta -

Mendapatkan SIM memang tidak mudah. Selain harus bisa menyetir kendaraan dengan benar, kita juga harus mengetahui berbagai rambu dan peraturannya. Tak jarang, ada orang yang baru menerima izin mengemudi mereka setelah menjalani tes lebih dari sekali. Tapi wanita ini tampaknya memang tak 'berbakat' karena sudah gagal seribu kali.

Seorang wanita bernama Isabelle Stedman sudah berusaha untuk mendapatkan SIM selama 30 tahun terakhir. Sejak berusia 17 tahun, ia telah mencoba seribu kali dan menghabiskan uang lebih dari £10.000 atau sekitar Rp 197 juta tapi belum juga membuahkan hasil. Isabelle pun mengaku sudah lelah.

Warga Inggris ini sebenarnya bukan tidak tahu apa kesalahannya sampai tidak lulus tes berkali-kali. Ia mengaku memang selalu merasa takut ketika berada di depan setir mobil. Tampaknya rasa gugup karena dites membuatnya kewalahan.

"Aku sudah belajar selama 30 tahun tapi setiap aku masuk mobil (saat tes) terasa seperti aku belum pernah ada di mobil sebelumnya dan itu sangat menakutkan," kata Isabelle kepada Dailystar.

"Aku tidak mengerti tapi aku jadi cemas dan kewalahan hingga otakku tidak berfungsi dan aku kehilangan kesadaran beberapa detik dan (tes) berputar adalah yang paling sulit. Ketika aku bangun, kami ada di jalur lain karena instrukturnya mengambil alih setir dan aku sangat kesal hingga berakhir menangis dan pulang ke rumah," tambahnya.

Yang menyedihkan adalah Isabelle sangat ingin bisa menyetir dan mendapatkan SIM untuk anaknya. Wanita 47 tahun itu mengaku ingin mengantar anaknya ke universitas juga berkunjung ke rumah saudara.

"Anak-anakku mungkin akan lulus tes sebelumku. Aku merasa ketinggalan," ungkapnya.

Menyetir mobil sebenarnya membuatnya trauma. Hal tersebut membuatnya kehilangan kesadaran hingga pernah mengunjungi dokter untuk mengkonsultansikan masalah itu. Tapi bahkan dokter pun tidak bisa menjelaskan apa alasan dari ketakutannya karena ia juga tidak pernah kecelakaan.

"Mungkin aku meninggal dalam kecelakaan mobil di kehidupan sebelumnya, itu adalah satu-satunya penjelasan," tutur Isabelle.

(ami/ami)