Wanita Temukan Fakta Mengejutkan Tentang Pacarnya saat Belanja di Pasar

Vina Oktiani - wolipop Rabu, 25 Agu 2021 19:00 WIB
Sad young woman sitting on room floor crying with hand over face Foto: iStock
Jakarta -

Sebelum merencanakan untuk melangkah ke jenjang yang lebih lanjut, seperti pernikahan, ada baiknya untuk saling mengenal pasangan dengan lebih baik. Jangan sampai ternyata kamu justru salah menilainya dan baru mengetahui fakta sebenarnya melalui kejadian yang justru tak terduga. Sama seperti wanita yang satu ini.

Seperti dikutip dari eva.vn, seorang wanita 27 tahun yang tidak disebutkan namanya menceritakan kisahnya ketika mengetahui fakta tak terduga mengenai pasangannya saat tengah berbelanja sayuran. Menurut sang wanita, pacarnya yang bernama Huy itu merupakan seorang pria tampan, memiliki pekerjaan dan mental yang stabil. Selain itu juga berasal dari keluarga berpendidikan dan tidak kekurangan.

Sang wanita dan pasangannya itu bahkan telah merencanakan untuk menikah dan memiliki anak. Namun siapa sangka bahwa apa yang dikiranya selama ini salah dan berbanding terbalik dengan fakta mengejutkan yang ditemukannya saat berbelanja sayuran di pasar.

Saat itu ibu dari sang wanita tengah memintanya untuk berbelanja sayur ke pasar terlebih dahulu usai dirinya pulang kantor. Padahal biasanya sang ibu lah yang pergi ke pasar. Dan karena tidak terbiasa, sang wanita pun langsung menuju ke salah satu penjual sayur-sayuran dan membeli yang dibutuhkannya.

Saat hendak membeli sayur, kebetulan penjualnya sedang berbincang dengan seorang penjual lain. Mereka pun tampak saling menceritakan dan membagikan foto anak mereka.

Dengan bangga, penjual tersebut menceritakan anaknya yang disebutnya tampan, bertalenta, dan memiliki masa depan yang cerah. Merasa penasaran, sang wanita pun menunggu hingga penjual tersebut memperlihatkan foto anaknya. Namun betapa terkejut sang wanita usai melihat bahwa foto anak dari penjual itu adalah pacarnya.

Belakangan sang wanita baru mengetahui bahwa ayah Huy mengalami kecelakaan kerja beberapa tahun lalu, sehingga saat ini dirinya hanya bisa terbaring di rumah. Ibu Huy bekerja sebagai petani dengan menanam sayuran di kebun kecil. Adik perempuan Huy yang masih duduk di bangku sekolah menengah pun harus bekerja mencuci piring untuk mendapatkan uang demi membayar buku dan biaya sekolah.

Apa yang dikatakan oleh Huy tentunya sangat berbanding terbalik dengan kenyataannya. Padahal menurut sang wanita, gaji Huy tidaklah rendah, hampir Rp 30 juta. Tetapi mungkin gaji tersebut dihabiskan untuk membiayai dan membangun imej yang bagus untuk dirinya sendiri.

Pada akhirnya Huy mengakui kebohongannya dan mengatakan bahwa saat dirinya mengajak sang wanita ke rumahnya, sebenarnya itu bukan benar-benar rumahnya. Rumah tersebut merupakan rumah temannya yang kaya raya. Tak hanya itu saja, saat itu Huy juga menyewa dua orang untuk berpura-pura menjadi orangtuanya.

Huy kemudian meminta maaf dan membela diri dengan mengatakan bahwa cinta seharusnya hanya 2 orang, tidak perlu melibatkan orang lain. Huy juga mengatakan bahwa hal itu sengaja dilakukannya karena khawatir sang wanita akan menolak melihat latar belakang keluarganya.

(vio/vio)